Bek AS Roma, Gianluca Mancini, mengkonfirmasi bahwa dirinya positif Covid-19. (Foto: Instagram)

Absen Lawan AC Milan, Bek AS Roma Positif Covid-19

24 Oct 2020 17:11

Lihat versi non-AMP di Ngopibareng.id

Virus corona (Covid-19) belum mereda. Kali ini, bek AS Roma, Gianluca Mancini, dilaporkan telah positif Covid-19. Kabar ini disampaikan sendiri oleh Gianluca Mancini lewat akun resmi Instagramnya @gianlumancio_23.

"Halo semuanya, saya dinyatakan positif virus corona dan saya harus menjalani karantina," tulis pesepakbola 24 tahun itu.

Gianluca Mancini mengaku kondisinya saat ini baik-baik saja. "Saya merasa baik dan saya sudah tidak sabar untuk bisa kembali ke lapangan. Sampai jumpa lagi dan Forza Roma," tulis dia.

Dengan karantina yang harus dijalani, Gianluca Mancini absen saat bertandang ke markas Young Boys, pada ajang Liga Europa. Pria kelahiran 17 April 1996 ini juga akan absen saat AS Roma bertandang ke markas AC Milan di Stadion Sandi Siro, Selasa 27 Oktober 2020.

Kedua tim dalam kondisi yang prima setelah di laga terakhir mereka mampu meraih kemenangan. AC Milan baru saja menumbangkan Celtic di Liga Eropa dengan skor 1-3. Sedangkan AS Roma juga menui kemenangan setelah menjungkalkan Young Boys di ajang Liga Eropa lewat kedudukan 1-2.

Absennya Gianluca Mancini jelas akan jadi pukulan bagi AS Roma, setelah skuat asuhan Paulo Fonseca ini juga ditinggal bek andalannya Chris Smalling yang mengalami cedera lutut.

Sebuah pekerjaan rumah untuk sang pelatih. Paulo Fonseca diprediksi memainkan Roger Ibanez di posisi Chris Smalling. Sementara area Gianluca Mancini ditempati Davide Santon.

Pada laga pembuka Liga Europa, Giallorossi berhasil memetik kemenangan 2-1 atas tim asal Swiss. AS Roma menang berkat dua gol dari Bruno Peres (69’), Marash Kumbulla (73’), setelah sempat tertinggal satu angka dari penalti Jean-Pierre Nsame (14’).

Gianluca Mancini menjadi pemain ketiga Roma yang terjangkit corona, dengan dua pemain lainnya yang positif, yakni bek Riccardo Calafiori dan gelandang Amadou Diawara.

Protokol UEFA menyebutkan bahwa pemain dapat berkontribusi dalam pertandingan 1 minggu sebelum laga setelah dipastikan negatif Covid-19. Selain itu, kepastian negatif Covid-19 diperoleh pasca melakoni tes swap sebanyak dua kali.