Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat berbincang dengan awak media di Gedung Negara Grahadi. (Foto: Alief Sambogo/Ngopibareng.id)

9 Positif Corona, Khofifah Keluarkan Status Keadaan Darurat

Jawa Timur 20 March 2020 13:46 WIB

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa akhirnya mengeluarkan status Keadaan Darurat Bencana Penyakit Covid-19 atau virus corona di Jatim. Hal itu tak lepas dari bertambahnya jumlah pasien positif corona di Jatim.

Setidaknya, per hari ini, Jumat 20 Maret 2020, ada 9 orang positif virus corona. Sedangkan 91 orang masuk daftar orang dalam pemantauan (ODP) dan 36 orang merupakan pasien dalam pengawasan (PDP).

Keputusan status darurat bencana penyakit Covid-19 di Jatim itu tertuang dalam surat keputusan Gubernur nomor 188/108/KPTS/013/2020. Surat tersebut juga mengacu pada Keputusan Kepala BNPB No.13.A/2020.

"Kita mengacu pada keputusan kepala BNPB, akhinya sekarang sudah ada (keluar) surat keputusan Gubernur Jawa Timur terkait dengan keadaan darurat bencana penyakit akibat karena virus Covid-19," kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Jumat 20 Maret 2020.

Khofifah mengakui, peningkatan status tersebut bukan dia ambil sekonyong-konyong. Namun butuh koordinasi dengan pelbagai pihak, seperti jajaran Forkopimda Provinsi Jatim dan juga tenaga kesehatan Universitas Airlangga Surabaya.

Koordinasi yang dimaksud adalah masalah penanganan pasien positif, perawatan pasien PDP, isolasi pasien ODP, hingga tracing ODR (orang dalam risiko) yang pernah melakukan kontak atau berhubungan, dengan pasien positif corona di Jatim.

"Jelas untuk koordinasi semua Forkopimda. Pangdam, Kapolda, Lantamal, hingga Fakultas Kesehatan Masyarakat Unair. Kami minta semuanya membantu di dalam proses tracing penyebaran corona ini di Jatim," katanya.

Selain itu, Khofifah juga berterimakasih kepada semua pihak, yang sudah turut membantu dalam penanganan wabah virus corona di Jatim. Dia berharap semua yang dilakukan bisa mendapat hasil terbaik.

"Pak Kapolda (Jatim) menyampaikan akan melakukan percepatan penanganan antisipasi corona dan kuratifnya. Saya terima kasih sekali. Kemarin juga teman-teman Ikatan Dokter Indonesia (IDI) juga membantu membentuk satgas masing-masing. Terima kasih," pungkasnya.

Penulis : Alief Sambogo

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

25 May 2020 23:54 WIB

PUPR Imbau tak Mudik Lewat Video Pendek

PUPR

Kementerian PUPR minta warga tak mudik.

25 May 2020 23:20 WIB

Covid-19, Amerika Serikat Tolak Pengunjung dari Brazil

Internasional

Aturan mulai berlaku per 28 Mei 2020.

25 May 2020 22:45 WIB

Empat Pemudik dan Dua Nakes di Probolinggo Positif Covid-19

Jawa Timur

Jumlah kasus di Probolinggo bertambah jadi 83 orang.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.