9 Bendungan Baru Dilelang Tahun Ini

15 Jul 2019 15:41 Infrastruktur
Pelindo Ngopibareng.id

Dalam rangka pelaksanan Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla, pemerintah melelang proyek pembangunan 9 bendungan baru di akhir tahun ini. Dengan demikian, total bendungan baru yang dibangun pemerintah selama 2015-2019 akan ada 65 bendungan baru di seluruh Indonesia.

Menurut Direktur Jenderal Sumberdaya Air (SDA) Hari Suprayogi, sampai tahun 2018, sebanyak 56 bendungan sudah dalam tahap konstruksi. Dari jumlah tersebut, 15 bendungan telah selesai. ''Jadi, tahun 2019 ini akan dilelang 9 bendungan baru,'' katanya dalam rilis yang diterima ngopibareng.id.

9 bendungan yang akan dibangun tahun ini yakni Bendungan Mbay di NTT, Jenelata di Sulawesi Selatan, Pelosika dan Ameroro di Sulawesi Tenggara, Jragung di Jawa Tengah, Riam Kiwa di Kalimantan Selatan, Tiro di Nanggroe Aceh Darussalam, Budong-Budong di Sulawesi Barat, dan Tiu Suntuk di Nusa Tenggara Barat.

Menurut Hari, ada tiga bendungan lainnya yang siap untuk dilakukan pengisian dan diresmikan. Tiga Bendungan tersebut yakni Bendungan Sei Gong di Kota Batam, Sindangheula di Banten, dan Passeloreng di Sulawesi Selatan. 

Bendungan Muara Sei Gong di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau memiliki Kapasitas Tampung 11,8 juta m3, luas Genangan: 246,8 Ha yang akan menjadi sumber air baku berkapasitas sebesar 400 liter per detik. 

Sedangkan Bendungan Sindangheula merupakan bendungan multifungsi memiliki manfaat besar bagi masyarakat di Kabupaten Serang maupun Kota Serang untuk irigasi di Daerah Irigasi Cibanten seluas 1.000 hektare, pengendalian banjir daerah hilir Kabupaten Serang dan Kota Serang dengan kapasitas tampung banjir 1,5 juta m3 dan akan menyuplai air baku 0,8 m3/detik bagi Kabupaten dan Kota Serang.

Direktur Jenderal Sumberdaya Air SDA Hari Suprayogi
Direktur Jenderal Sumberdaya Air (SDA) Hari Suprayogi.

Untuk Bendungan Paselloreng yang memiliki kapasitas tampung 138 juta m3 memiliki manfaat mengairi lahan irigasi seluas 7.000 ha, sebagai sumber air baku di Kabupaten Wajo sebesar 305 liter/detik,  pembangkit listrik mikrohidro 2,5 MW, serta konservasi air, pengendali banjir Sungai Gilireng, perikanan air tawar dan pariwisata.

Hari menambahkan, Kementerian PUPR melalui Ditjen SDA akan fokus untuk menyelesaian seluruh bendungan yang dibangun. Pembangunan bendungan baru akan dilakukan secara bertahap yakni mulai tahun 2021 hingga 2023 masing-masing sebanyak 5 bendungan setiap tahun sehingga total 15 bendungan. “Kita akan bangun di daerah yang memiliki potensi seperti Bendungan Baliem dan Digul di Papua, Matenggeng di Kabupaten Cilacap, dan Lambakan di Kabupaten Paser," tandasnya. (*)

Salah satu bendungan yang telah selesai dibangun PUPR
Salah satu bendungan yang telah selesai dibangun PUPR.