Daftar 8 Korban Tewas Tabrakan Maut di Way Kanan Lampung

17 Sep 2019 08:22 Nasional

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lintas Tengah Sumatera KM 229, Kampung Way Tuba, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung.

Bus Rosalia Indah bernomor polisi (nopol) AD 1666 CE bertabrakan dengan truk tangki BE 9291 YJ, Senin 16 September 2019.

"Kejadian hari ini sekitar pukul 14.45 WIB. Delapan orang tewas," kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad di Bandarlampung.

Bus awalnya melaju dengan kencang dari arah Bandar Lampung menuju Palembang.

"Sesampainya di Jalan Lintas Tengah Sumatera Km 229, bus mengambil jalur kanan jalan aspal menikung tajam ke kiri dan menanjak tanpa marka," kata Pandra.

Karena kecepatan terlalu tinggi, bus hilang kendali dan terguling di tengah jalan. Di saat waktu yang bersamaan, truk tangki melaju dari arah berlawanan. Tabrakan pun tak terhindarkan.

"Sebanyak 8 (delapan) orang korban meninggal dunia berada di RSUD Martapura, OKI, Sumatera Selatan dan 24 (dua puluh empat) orang korban luka-luka berada di Puskesmas Way Tuba. Supir bus Rosalia Indah turut menjadi korban meninggal dunia di lokasi kejadian dan supir truk belum teridentifikasi," kata Pandra.

Dari delapan orang tewas itu terdiri dari tujuh orang laki-laki dan satu orang perempuan. "Enam di antaranya sudah teridentifikasi. Korban dilarikan di RS Martapura," ujar Pandra.

Pandra mengatakan kerugian ditaksir mencapai Rp 100 juta. Polres Lantas Way Kanan dan Tim Ditlantas Polda Lampung kini tengah melakukan olah tempat kejadian perkara.

Data 8 orang korban meninggal dunia:

1. Pengemudi truck tangki warna orange nopol BE 9291 YJ, atas nama MARJOKO, 27 tahun, laki-laki, pekerjaan swasta. Alamat Jalan Imam Bonjol Metro Pusat, Kota Metro (meninggal dunia di TKP)

2. Penumpang kendaraan Bus Rosalia Indah warna biru kombinasi nopol AD 1666 CE, atas nama Mujani, laki-laki, asal Blitar 10 Februari 1964, profesi petani. Alamat Desa Suruhwadang, Kecamatan Kademangan, Blitar, Jawa Timur (meninggal dunia di TKP)

3. Slamet Riadi, laki-laki, kelahiran 03 Desember 1969, profesi petani. Alamat Desa Sebet, Kecamatan Plemahan, Kediri, Jawa Timur (meninggal dunia di TKP)

4. Sarpan, laki laki, kelahiran 26 Oktober 1976, pekerjaan swasta. Alamat Desa Kedaung Putri, Kecamatan Paron, Ngawi, Jawa timur (meninggal dunia di TKP)

5. Susanto, laki laki, kelahiran 14 Juni 1984, pekerjaan swasta. Alamat Desa Gosono, Wonosegoro, Boyolali, Jawa Tengah (meninggal dunia di TKP)

6. Wasidi, laki laki, kelahiran 2 Agustus 1957, profesi petani. Alamat Desa Suruhwadang, Kecamatan Kademangan, Blitar, Jawa Timur (meninggal dunia di TKP)

7. Suparti, perempuan, 45 tahun. Alamat Nganjuk baru, Jawa Timur (meninggal dunia di TKP)

8. Kodri, laki-laki, 49 tahun, profesi petani. Alamat Nganjuk baru Jawa timur (meninggal dunia di TKP)

 

Daftar korban terluka ringan hingga berat:

1. Sutiono, laki-laki, 52 tahun, profesi guru. Alamat Desa Beduo, Kecamatan Monosogoro, Boyolali (kondisi luka berat)

2. Nurlaila, perempuan, 40 tahun, ibu rumah tangga. Alamat Kampung Batu Kuning, Kecamatan Baturaja Barat, Ogan Komering Ulu (OKU) (kondisi luka berat)

3. Solikin, laki-laki, 60 tahun, profesi petani. Alamat Desa Karang Sari, Kecamatan Lubai Ulu, Muara Enim (kondisi luka berat)

4. Basuki S, laki-laki, 63 tahun, alamat Gunung Megang, Muara Enim (kondisi luka berat)

5. Muskarindo, laki-laki, alamat Bugor Kopen Jawa Tengah (kondisi luka berat)

6. Watini, perempuan, 59 tahun, profesi petani. Alamat Desa Karang Sari, Kecamatan Lubai Ulu, Muara Enim (kondisi luka berat)

7. Mulyanto, laki-laki, 55 tahun, karyawan. Alamat Suko Mulyo Kadibiro, Banjarsari, Surakarta, Jawa Tengah (kondisi luka berat)

8. Sunarya, perempuan, 45 tahun, swasta. Alamat Dusun Kepu, Kecamatan Ngerin, Ngawi (kondisi luka berat)

9. Musilin, laki-laki, 52 tahun, swasta (luka ringan)

10. Mingan, laki-laki, 60 tahun, profesi petani. Alamat Dusun Gedung Putri, Kecamatan Paron, Ngawi (luka ringan)

11. Ali Wardono, 20 tahun, laki-laki, buruh. Alamat Kecamatan Adiwerna, Tegal, Jawa Tengah (luka ringan)

12. Agus Mulyadi, laki-laki, 23 tahun. Alamat Kecamatan Adiwerna, Tegal, Jawa Tengah (luka ringan)

13. M Jun Adi Gunawan, laki-laki, 24 tahun, profesi guru. Alamat Kampung Arjo Sari Kidul, Kecamatan Adiwerna, Tegal, Jawa Tengah (luka ringan)

14. Nur Rois Ibadulan, 41 tahun, laki-laki, profesi dosen. Alamat Kampung Batu Kuning, Kecamatan Baturaja Barat, OKU (luka ringan)

15. Pengemudi Rosalia Indah Warna Biru kombinasi Nopol AD 1666 CE, atas nama Amin Syaifudin, laki-laki 49 tahun. Alamat Canden Kutowinangunlor Tingkir, Kota Salatiga (luka ringan)

16. Mekanik truk  tangki warna orange Nopol BE 9291 YJ, atas nama ARI, 37 tahun, laki-laki. Alamat Jalan Kelatik No. 25 Kecamatan Mangoharjo, Madiun (luka ringan)

17. Dedi Trianto, laki-laki, 33 tahun, wiraswasta. Alamat KP Ketuan Jaya, Kecamatan Muara Beliti, Musi Rawas (luka ringan)

18. Samsudin, laki-laki, 56 tahun, profesi petani. Alamat KP Ketuan Jaya, Kecamatan Muara Beliti, Musi Rawas (luka ringan)

19. Nur Kholil, laki-laki, 29 tahun, swasta. Alamat Tulang Bawang, Kecamatan Bunga Mayang, OKU Timur (luka ringan)

20. Musinin, laki-laki, 52 tahun, asal Jawa Timur (luka ringan)

21. Sunarya, perempuan, 46 tahun, asal Jawa Timur (luka ringan)

22. Defri, laki-laki, 23 tahun, swasta, asal Tanjung Enim (luka ringan)

23. Iwan, laki-laki, 36 tahun, asal Boyolali (luka ringan)

24. Nur Margiyanto, laki-laki 30 tahun, asal Seragen, (luka ringan)

25. Munawaroh, perempuan, 21 tahun. Alamat Gunung Megang Muara Enim (luka ringan)

26. Hijabunasi, laki-laki, alamat Gunung Megang Muara Enim (luka ringan)

27. Abdul Rahman, laki-laki, 23 tahun, alamat Hujan Mas, Muara Enim (luka ringan)

28. Cipto, laki-laki, alamat Air Pauh, Baturaja (luka ringan)

29. Khaidar, laki-laki, 15 tahun, alamat Gunung Megang Muara Enim (luka ringan)

30. Samadi, laki-laki, 58 tahun, profesi sopir. Alamat Jalan Abimanyu, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Gondang Rejo, Karang Anyar (luka ringan)

Jumlah korban meninggal dunia: 8 orang
Luka berat: 8 orang
Luka ringan: 22 orang

Total jumlah korban: 38

Penulis : Moch. Amir
Editor : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini