Lokasi keberadaan di kawasan Pegunungan Mandala, Distrik Oksob, Kabupaten Pegunungan Bintang di ketinggian sekitar 12.500 feet. (Foto: Pendam/XVII Cenderawasih)

60 Personel TNI akan Evakuasi Jatuhnya Heli MI17

Timur Indonesia 11 February 2020 07:14 WIB

Sebanyak 60 personel TNI-AD saat ini disiagakan untuk mengevakuasi korban helikopter MI 17 yang jatuh di sekitar Pegunungan Mandala, Distrik Oksob, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Personel TNI yang disiagakan itu saat ini sudah berada di Oksibil dengan didukung tiga helikopter milik TNI-AD, kata Waka Pendam XVII Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi seperti dikutip dari Antara Selasa, 11 Februari 2020 pagi.

Dax yang mengaku berada di Oksibil mengatakan, belum dapat dipastikan kapan evakuasi dilaksanakan mengingat lokasinya yang berada di tebing dengan kemiringan hampir 90 derajat.

“Hari ini, Selasa (11/2) tim masih meninjau dari udara untuk melihat lokasi untuk mendroping personel yang akan melakukan evakuasi,” kata Dax seraya berharap cuaca cukup bersahabat mengingat lokasinya berada di ketinggian sekitar 11.000 feet.

Helikopter buatan Mil Helikopter, Rusia, itu diketahui tergabung pada Pusat Penerbangan TNI AD dan menerbangkan 12 penumpang termasuk lima anggota Batalion Infanteri 725/WRG.

Personel pengawak Mil Mi-17 itu adalah Kapten CPN Bambang sebagai flight engineer, Kapten CPN Aris sebagai pilot, Sersan Kepala Suriatna (T/I), Letnan Satu CPN Ahwar (kopilot), Prajurit Satu Asharul (mekanik), Prajurit Kepala Dwi Pur (mekanik), dan Sersan Dua Dita Ilham (bintara avionika).

Kemudian anggota Batalion
​​​​​​Infanteri 725/WRG yang turut dalam penerbangan itu adalah Sersan Dua Ikrar Setya Nainggolan (komandan regu), dengan anggota Prajurit Satu Yaniarius Loe (tamtama bantuan senapan otomatis), Prajurit Satu Risno (tamtama penembak senapan 1/GLM), Prajurit Dua Sujono Kaimudin (tamtama penembak senapan 2), dan Prajurit Dua Tegar Hadi Sentana (tamtama penembak senapan 4).

Helikopter MI 17 dilaporkan hilang dalam penerbangan Oksibil-Sentani sejak 28 Juni 2019.

Penulis : Rohman Taufik

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

29 May 2020 19:55 WIB

Saling Klaim Soal Mobil PCR, Pemprov Jatim Tunjukkan Surat Resmi

Jawa Timur

Pemprov Jatim tunjukka surat permintaan mobil PCR.

29 May 2020 19:40 WIB

Risma Menangis Ketika Terima Bantuan Alkes dari BIN

Surabaya

Risma terharu sekaligus bahagia karena bantuan ini sangat penting

29 May 2020 19:35 WIB

Risma Ribut Soal Mobil PCR, Ini Spesifikasi dan Kelebihannya

Surabaya

Mobil PCR bisa memeriksa 1600 sampel sehari.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.