6 Stasiun di Paris Berubah Nama Usai Prancis Juara Piala Dunia 2018

17 Jul 2018 15:00 Lain-lain

Di sejumlah stasiun di Paris, Prancis berganti nama, mulai dari nama pelatih hingga pemain yang ikut dalam ajang empat tahunan itu.

Dilansir BBC, nama stasiun di Notre-Dame des Champs menjadi ‘Notre Didier Deschamps’, sementara Elysees-Clemenceau berubah menjadi ‘Deschamps Elysees-Clemenceau’. Kedua stasiun tersebut memberi penghormatan kepada pelatih tim Didier Deschamps, yang juga bermain sebagai gelandang di skuat 1998.

Sementara stasiun Victor Hugo diubah menjadi Victor Hugo Lloris, yang diambil dari nama kapten sekaligus kiper tim nasional Prancis. Begitupun dengan stasiun Bercy berubah menjadi ‘Bercy les Bleus’, permainan kata untuk berterima kasih kepada tim.

Victor Hugo Lloris yang diambil dari nama kapten sekaligus kiper tim nasional Prancisfoto BBC
Victor Hugo Lloris, yang diambil dari nama kapten sekaligus kiper tim nasional Prancis.foto: BBC.

 

Operator kereta listrik di Paris, RATP, mengubah enam nama stasiun mereka sementara waktu untuk menghormati Timnas Prancis yang berhasil meraih gelar juara Piala Dunia 2018.

Prancis sukses menggondol gelar juara dunia keduanya setelah pada laga final Piala Dunia 2018, Minggu 15 Juli lalu, mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2. Hal itu membuat Didier Deschamps menjadi orang ketiga yang sukses meraih gelar tersebut sebagai pemain dan pelatih.

Bercy les Bleus permainan kata untuk berterima kasih kepada tim foto BBC
‘Bercy les Bleus’, permainan kata untuk berterima kasih kepada tim. foto: BBC.

Selain stasiun, museum ternama di dunia, Museum Louvre juga memberi selamat atas kemenangan tim Prancis. Mereka menampilkan tweet lukisan Mona Lisa yang memakai jersey timnas.

Selebrasi serupa juga pernah terjadi di Belgia. Stasiun metro di Brussel berganti nama dari Arts-Loi menjadi Hazarts-Loi sebagai apresiasi terhadap pemain Eden Hazard. Belgia berhasil memenangi tempat ketiga di Piala Dunia tahun ini.

Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini