5 Tips Menyimpan Daging agar Awet dan Tahan Lama

12 Aug 2019 07:00 Kesehatan

Idul Adha biasanya ramai dengan pembagian daging kurban. Jika memang belum ingin diolah atau dirasa terlalu banyak, daging mentah bisa disimpan dalam freezer atau kulkas.
Untuk menyimpan daging merah seperti daging sapi dan kambing, ada beberapa kiat untuk tetap menjaga kualitasnya.

Tidak cuma daging merah, aneka jenis daging unggas juga dapat menggunakan cara penyimpanan berikut ini:

1. Warna daging segar

Daging merah segar, tidak berlendir, dan memiliki bau khas daging adalah tanda daging dalam kondisi segar dan dapat disimpan dalam waktu yang lama. Apabila daging mengalami perubahan warna, daging berarti tidak dapat disimpan lama di lemari es atau bahkan tak layak konsumsi. Perhatikan dengan seksama kualitas daging. Daging berwarna gelap bisa disebabkan ternak kurang istirahat sebelum dipotong, sehingga memengaruhi warna dan keempukan daging.

2. Potong kecil-kecil, hindari kantong kresek

Sebelum dimasukkan ke kulkas atau freezeer, daging dipotong-potong sesuai takaran konsumsi. Jangan menyimpan dalam ukuran besar-besar. Jadi ketika akan mengolah daging dalam porsi kecil, tidak perlu mengeluarkan semuanya.

Masukan daging yang telah dipotong-potong ke plastik transparan yang tergolong food grade dengan lapisan penutup. Hindari menggunakan kantong kresek apalagi yang berwarna-warni. Jika tidak ada plastik cobalah wadah plastik dengan tutup rapat.

3. Pisahkan daging dan jeroan

Pemisahan ini dilakukan karena jeroan lebih cepat rusak dibandingkan daging, sehingga disarankan untuk menyimpan di plastik dan freezer yang berbeda.

“Jeroan dan daging harus disimpan dalam freezer yang berbeda untuk menghindari adanya kontaminasi silang. Meskipun daging disimpan dalam wadah yang berbeda tetapi masih dalam satu freezer, akan terjadi kontaminasi silang,” terang Kepala Laboratorium Ilmu dan Teknologi Daging Fakultas Peternakan UGM, Jamhari.

4. Suhu yang tepat untuk menyimpan daging

Daging yang disimpan di kulkas bagian refrigerator dapat bertahan 3-4 hari. Di dalam freezer pada temperatur di bawah -180C daging dapat bertahan hingga enam bulan dengan tidak terjadi perubahan dari sisi nutrien. Daging yang membeku tidak dapat dimanfaatkan mikrobia untuk tumbuh.

Ketika mengeluarkan daging dari kulkas, juga disarankan untuk dilakukan secara bertahap.
Pertama, pindahkan daging dari freezer ke bagian refrigerator lemari es dan biarkan sampai mencair. Setelah itu, keluarkan daging dari bagian refrigerator dan daging dapat dimasak.

5. Jangan memasukan kembali daging beku yang telah encer

Tidak dianjurkan untuk memasukkan kembali ke dalam kulkas daging beku yang sudah dikeluarkan hingga cair. Dalam kondisi seperti ini mikrobia semakin banyak dan akan mempercepat proses pembusukan.

Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini