5 Perbedaan Debat Pilpres Perdana dengan Debat Kedua

17 Feb 2019 09:49 Nasional

Putaran debat kedua calon presiden dan calon wakil presiden sudah di depan mata. Namun, debat putaran kedua ini terdapat perbedaan dengan debat perdana pada Januari lalu. Nah, berikut ini lima perbedaan debat pilpres pedana dengan kedua.

1. Tidak ada bocoran pertanyaan

Pada debat perdana yang dilakukan Januari lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan kisi-kisi atau bocoran pertanyaan yang akan muncul dalam debat.
Pada debat kedua, Minggu malam nanti, 17 Februari 2019, KPU memutuskan untuk tidak lagi memberikan bocoran kepada peserta debat. Sehingga peserta debat nantinya diharapkan dapat memberikan jawaban yang lebih spontan.

2. Pindah lokasi debat

Debat perdana capres-cawapres perdana digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Pada debat putaran kedua, KPU memilih Hotel Sultan, Jakarta Pusat sebagai lokasi baru.

Anisha Dasuki dan Tommy Tjokoro dipilih kedua kubu caprescawapres sebagai moderator debat kedua
Anisha Dasuki dan Tommy Tjokoro dipilih kedua kubu capres-cawapres sebagai moderator debat kedua.

3. Ganti moderator

Jurnalis sekaligus mantan presenter program news Liputan 6, Ira Koesno dan jurnalis TVRI, Imam Priyono diberi kepercayaan sebagai moderator debat perdana. KPU memilih moderator baru pada debat kedua nanti.

Setelah melalui perdebatan yang alot, akhirnya kedua kubu capres-cawapres memilih Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki sebagai moderator debat kedua. Mereka merupakan pembawa acara berita di salah satu stasiun televisi di MNC Group.

4. Peserta debat hanya calon presiden

Debat kedua merupakan momen emas untuk capres nomor urut 01, Jokowi, berhadapan langsung dengan capres nomor urut 01, Prabowo Subianto. Setelah debat antar capres, juga ada debat antar cawapres.

5. Tema debat

Pada debat perdana, empat topik diangkat menjadi tema debat. Tema tersebut adalah Hukum, Hak Asasi Manusia (HAM), Korupsi, dan Terorisme. Sementara debat kedua, tema ditentukan soal Energi dan Pangan, Sumber Daya Alam (SDA) dan Lingkungan Hidup, serta Infrastruktur. (yas)

Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini