5 Fakta Sandiaga Uno Enggan Klaim Wapres

20 Apr 2019 11:00 Politik

Sejumlah informasi yang beredar di media sosial dan aplikasi pesan WhatsApp mengabarkan bahwa terjadi pertentangan antara calon presiden Prabowo Subianto dengan pasangannya, calon wakil presiden Sandiaga Uno, setelah keluar hasil hitung cepat atau quick count yang dilakukan berbagai lembaga survei. Benarkah demikian?

Berikut ini 5 fakta Sandiaga Uno enggan klaim sebagai Wapres Prabowo:

1. Wajah lesu, pilih diam saat deklarasi ketiga

Prabowo telah mendeklarasikan kemenangan dalam Pilpres 2019, hampir 4 jam setelah TPS-TPS di Indonesia bagian barat ditutup, Rabu 17 April 2019. Tak sekali, namun dua kali di hari itu. Namun, tanpa didampingi cawapresnya Sandiaga Uno.

Deja vu seperti Pilpres 2014, Prabowo melakukan sujud syukur atas kemenangannya, yang lalu diikuti oleh para pendukungnya. Prabowo juga sempat memekikkan takbir sebanyak tiga kali.

Baru pada Kamis sore, Sandiaga Uno nampak menemani Prabowo, yang lagi-lagi, mendeklarasikan diri menang di pilpres. Pada deklarasi ini, Sandi nampak tak banyak berekspresi. Wajahnya tampak pucat. Ia bahkan tak menyapa para pendukungnya.

2. Sandiaga Uno hanya 15 menit deklarasi bersama Prabowo

Eks Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengenakan kaus berkerah warna biru tua, saat mendampingi Prabowo deklarasi kemenangan Pilpres 2019, pada Kamis lalu. Tak seperti biasanya, Sandiaga Uno yang murah senyum dan ramah itu mendadak pendiam.

Saat jumpa pers, Sandiaga Uno berada di sisi kiri Prabowo. Namun ia lagi-lagi tak mengeluarkan statemen. Sekitar 15 menit usai jumpa pers, Sandiaga Uno langsung meninggalkan lokasi. Sementara Prabowo menyapa para pendukungnya yang berada di luar rumah.

3. Salat Jumat bersama anak

Calon Wakil Presiden nomor urut 02 ini melaksanakan ibadah salat Jumat hanya bersama putranya, Sulaiman di Masjid At-Taqwa, Jalan Sriwijaya Raya, Selong, Kebayoran Baru. Setelah selesai salat, dia disambut para pendukungnya dengan iringan shalawat nabi. Sandiaga Uno sama sekali tak berucap satu kata pun dan hanya tersenyum sekilas sambil meladeni ajakan salaman dari para pendukungnya.

Sementara, Prabowo bersama para pendukungnya melaksanakan salat Jumat dan sujud syukur atas klaim kemenangannya di Masjid Al Azhar. Mereka kemudian merayakan syukuran bersama di rumah Prabowo di Kertanegara, Jakarta.

4. Nama Sandiaga Uno hilang di spanduk syukuran kemenangan Prabowo

Tak ada nama Sandiaga Uno di spanduk acara syukuran klaim kemenangan Prabowo. Sebagaimana umumnya, nama capres-cawapres di setiap spanduk bak dua sisi tak terpisahkan. Di mana ada nama Prabowo, di situ seharusnya juga ada nama Sandiaga Uno.
Namun sayangnya, dalam acara syukuran Prabowo kemarin tak terpampang nama Sandiaga Uno di spanduk dengan panjang kurang lebih 5 meter. Hanya ada tulisan, "H Prabowo Subianti Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia".

5. Sandiaga Uno istirahat

Kondisi kesehatan Sandiaga Uno tidak bagus. Ia baru saja menjalani pemeriksaan kesehatan di kediamannya, Jl Pulombangkeng, Selong, Jakarta Selatan, pada Jumat kemarin. Dokter yang memeriksa Sandiaga yakni dokter ahli penyakit dalam dari RS Awal Bros, Kartariadi Gandadinata, meminta pasiennya untuk istirahat. Sandiaga Uno mengidap radang tenggorokan dan gangguan lambung.

Lewat unggahan di aku Instagram pribadinya, @sandiuno, menceritakan dirinya telah diperiksa oleh dokter. “Baru saja saya menjalani cek kesehatan oleh dengan Kartariadi Gandadinata, dan hasilnya saya masih harus istirahat dan disarankan untuk cek darah esok hari. Buat teman-teman yang biasanya ikut berlari pagi dan main basket di akhir pekan, saya terpaksa harus absen dulu hingga diperbolehkan oleh dokter," tulis Sandiaga Uno. (yas)

Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini