5 Fakta Prabowo Setelah Menyatakan Diri Presiden

20 Apr 2019 10:25 Politik

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto telah empat kali mendelarasikan kemenangannya atas pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Prabowo maupun Badan Pemenangan Nasional (BPN) belum memiliki agenda khusus pasca mendeklarasikan diri sebagai pemenang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Berikut ini 5 fakta usai Prabowo mendeklarasikan diri sebagai pemenang:

1. Habib Rizieq pulang

Massa pendukung Prabowo tak lelah berseru, "Prabowo Presiden!". Hal itu terus dikumandangankan usai Prabowo mendeklarasikan kemenangannya dalam Pilpres sebanyak 4 kali. Tak sampai di situ, seusai massa berseru, "Prabowo Presiden", mereka juga menyuarakan "Habib Rizieq pulang".

2. Kawal rekapitulasi

Prabowo ingin pendukung memastikan tak ada angka yang berubah. "Kawal kemenangan tetap bersama kita. Saya meminta saudara minta menjaga C1, C1 plano yang ada di kotak suara seluruh kecamatan atau PPK harus dijaga karena ada usaha untuk menghilangkan kotak suara. Awasi petugas yang rekapitulasi data, pastikan tidak ada angka diubah," ujar Prabowo dalam syukuran klaim kemenangan di depan kediamannya di Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat kemarin.

3. Taat konstitusi

Prabowo mengimbau para pendukung untuk menjaga perdamaian. Dia tak ingin ada kekerasan. Ketum Partai Gerindra ini meminta para pendukung tak terprovokasi.

"Saya minta pendukung Prabowo-Sandi yang cinta Tanah Air, cinta UUD, dan warga negara yang utamakan perdamaian kedamaian. Jangan kita terprovokasi, mereka ingin menggambarkan mereka yang aneh-aneh. Kita tidak ada niat aneh, kita ingin tegakkan keadilan dan kebenaran kita ingin kejujuran," ucap Prabowo.

4. Tak percaya hitung cepat

Eks Danjen Kopassus ini mengaku tak percaya dengan hitung cepat (quick count) yang dikeluarkan lembaga-lembaga survei. Prabowo menyebut lembaga survei sudah mengeluarkan informasi bohong. "Percaya nggak lembaga survei abal-abal? Hai tukang bohong, tukang bohong, rakyat tidak percaya sama kalian," ungkap Prabowo.

5. Lembaga survei disuruh pindah ke Antartika

Momen salat Jumat kemarin juga dimanfaatkan Prabowo sebagai momen merayakan kemenangan bersama pendukungnya. Namun, untuk kedua kalinya, tak tampak Sandiaga Uno mendampingi Prabowo karena kondisi kesehatannya yang turun.

"Hei tukang bohong, rakyat tidak percaya sama kalian. Mungkin kalian bisa pindah ke negara lain, mungkin kau bisa pindah ke Antartika. Hei lembaga survei kau bisa bohongi penguin-penguin di Antartika," ungkap Prabowo dalam sambutannya di acara syukuran kemenangan tersebut.

Seperti diketahui, Prabowo telah mendeklarasikan kemenangan dalam Pilpres 2019, hampir 4 jam setelah TPS-TPS di Indonesia bagian barat ditutup, Rabu 17 April 2019. Tak sekali, namun dua kali di hari itu. Namun, tanpa didampingi cawapresnya Sandiaga Uno.

Deja vu seperti Pilpres 2014, Prabowo melakukan sujud syukur atas kemenangannya, yang lalu diikuti oleh para pendukungnya.  Prabowo juga sempat memekikkan takbir sebanyak tiga kali.

Baru keesokan harinya, Sandiaga Uno nampak menemani Prabowo, yang lagi-lagi, mendeklarasikan diri menang di pilpres. Pada deklarasi ini, Sandi nampak tak banyak berekspresi. Ia yang tampil menggunakan kaus berkerah warna biru tampak pucat karena sakit. Sandiaga Uno disebut tengah sakit gangguan lambung dan radang tenggorokan. (yas)

Penulis : Yasmin Fitrida


Bagikan artikel ini