Sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 akan diumumkan pada Jumat, 28 Juni 2019.

47 Ribu Personel TNI-Polri Diterjunkan Saat Pembacaan Putusan MK

Nasional 24 June 2019 10:30 WIB

Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019. Semula dijadwalkan pada Jumat, 28 Juni 2019. Kemudian diputuskan maju sehari, Kamis.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengimbau agar tidak ada pengerahan massa ke Gedung MK. "Polri mengimbau untuk tidak melakukan mobilisasi massa ke MK," kata Dedi.

Hal itu, karena menurut dia, bisa mengganggu proses jalannya sidang perselisihan Pemilu di MK yang waktunya terbatas. Pelarangan ini, lanjut Dedi, untuk mencegah terjadinya kericuhan yang berujung korban seperti pada peristiwa 21-22 Mei 2019.

Sebanyak 47 ribu petugas dari unsur TNI-Polri disiagakan. Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy merinci, dari 47 ribu itu nantinya disebar di beberapa titik. 12 ribu personel gabungan TNI-Polri disiagakan untuk berjaga di sekitar gedung MK. Sisanya akan disebar di kantor KPU, Bawaslu, hingga DPR.

“Kalau di MK sendiri itu ada lebih kurang sebanyak 12 ribu personel gabungan TNI dan Polri,” terang Gatot. (yas)

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

16 Mar 2020 13:36 WIB

Mahkamah Konstitusi Tidak Bersidang Sampai 31 Maret

Hukum

Mahkamah Konstitusi tiadakan sidang sampai 31 Maret 2020.

27 Feb 2020 11:45 WIB

MK Putuskan 5 Pilihan Pemilu Serentak, Pilkada bisa Bareng DPRD

Nasional

Pilkada bisa bareng dengan pemilihan anggota DPRD

04 Feb 2020 13:14 WIB

Mahkamah Konstitusi Batalkan Kemenangan Presiden Malawi

Internasional

Mahkamah Konstitusi Malawi membatalkan kemenangan Presiden Peter Mutharika.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.