Rekomendasi Tiga Masjid di Surabaya untuk Jalankan Itikaf

20 May 2019 15:25 Serba-serbi

Puasa Ramadhan saat ini sudah memasuki hari ke 14. Itu berarti 10 malam terakhir Ramadhan sudah di depan mata. Dalam sepuluh hari terakhir, biasanya umat Islam ada yang menjalankan itikaf di masjid. 

Itikaf di masjid dipahami sebagai berdiam diri di masjid. Berdiam diri di masjid di sepuluh hari terakhir ini untuk mengejar malam Lailatul Qadar. Itu yang biasanya dilakukan Nabi Muhammad.

Nah, jika ingin melaksanakan itikaf di masjid tanpa mau direpotkan dengan urusan logistik untuk buka puasa atau sahur, maka ada beberapa masjid yang bisa dijadikan rekomendasi. Jemaah tak perlu repot-repot mencari makan untuk buka puasa atau sahur karena sudah disediakan oleh pihak masjid.

Terutama untuk makan sahur. Beberapa pengalaman, jemaah harus berebut membeli makanan karena jumlah pedagang yang sudah berkurang karena sibuk mudik. Jadi repot kan?

Nah, kalau tak mau repot, silahkan itikaf di masjid-masjid ini. Karena di masjid ini, jemaah yang menjalankan itikaf akan diurus kebutuhan logistiknya. Sehingga, jemaah bisa mencurahkan waktunya untuk beribadah mendekatkan diri kepada Alloh. 

1. Masjid Al-Falah 

Masjid nasional Al-Falah yang berlokasi di Jalan Darmo Nomor 137A ini, salah satu masjid yang pernah sepi jemaah. Masjid ini menyediakan makan sahur dan berbuka untuk jemaah yang menjalankan itikaf. Masjid ini dapat menampung sekitar lima ribu orang.

"10 malam terakhir Ramadhan biasanya sudah keliatan geliat-geliat masyarakat untuk melakukan itikaf. Untuk makanan sahur dan buka kami selalu menyediakan setiap hari," ujar Nurul Awalia, selaku Sekretaris Muslimah Masjid Al-Falah Surabaya.

Nurul mengungkapkan, setiap harinya pihak masjid menyediakan 1.700 nasi bungkus untuk berbuka dan 1.000 nasi bungkus untuk makan sahur.

Tambahnya, untuk seseorang yang ingin melakukan itikaf di masjid ini hanya perlu melakukan konfirmasi pada petugas keamanan Masjid Al-Falah dengan menyerahkan fotokopi KTP.

"Gunanya untuk kami mengetahui siapa saja yang bermalam di sini dan berapa orang. Supaya kami dapat mengupayakan yang terbaik untuk yang ingin beribadah. Misalnya menambah makanan sahur atau berbuka sesuai kemampuan masjid," ungkapnya saat ditemui di ruang sekretariat Masjid Al-Falah Surabaya.

Selain itu, ia mengatakan itikaf di masjid Al-Falah juga mengadakan qiyamullail, yaitu sholat malam sebelum sahur dan sahur secara berjemaah.

"Qiyamullail hanya akan dilaksanakan 10 malam terakhir Ramadhan di masjid ini," imbuhnya. 

Untuk fasilitas, ungkap Nurul  juga sudah melakukan persiapan khusus, dalam menyambut jemaah yang akan melakukan itikaf, yaitu dengan menambah toilet portable yang berada di luar dan menambah pasukan pengamanan di sekitar masjid. 

Masjid AshShoobirrin Surabaya  Foto pita ngopibarengid
Masjid Ash-Shoobirrin Surabaya. (Foto: pita/ ngopibareng.id)

2. Masjid Ash-Shoobiriin 

Bergeser ke Surabaya bagian Timur, juga ada Masjid Ash-Shoobiriin yang berlokasi di Rungkut Mapan FD Nomor 1A, Rungkut Tengah. Masjid dua lantai ini menyediakan fasilitas tak kalah lengkap untuk orang yang akan melakukan itikaf. 

"Setiap 10 malam terakhir di bulan Ramadhan kami menyediakan fasilitas, sahur, buka puasa, kasur lipat dan handuk untuk cuci muka untuk orang yang itikaf," ujar Dody Hendra C selaku juru bicara Masjid Ash-Shoobiriin.

Dody mengatakan, fasilitas ini merupakan fasilitas tahunan yang disediakan masjid untuk itikaf. Selain fasilitas di atas pihak masjid juga akan menyediakan minuman seperti kopi, teh dan mie cup saat malam hari.

Untuk dapat beritikaf di masjid ini, menurut Dody tidak perlu melakukan pendaftaran apa pun dan pengeluaran biaya sepeser pun.

Tampak dalam masjid AshShoobiriin Surabaya  Foto Pitangopibarengid
Tampak dalam masjid Ash-Shoobiriin Surabaya. (Foto: Pita/ngopibareng.id)

"Selama disini masih cukup yang silahkan datang saja. Tapi dari tahun ke tahun kami tidak pernah kekurangan tempat, kami dapat menampung sekitar 50 orang untuk beritikaf disini," kata Dody. 

Tak hanya warga sekitar, Dody mengaku dari tahun ke tahun orang yang melakukan itikaf di masjid ini lebih banyak dari luar daerah rungkut. 

"Banyak orang dari luar kalau di sini ada yang dari Wiyung. Ada juga dari sekitar Tropodo yang datang kemari," tambahnya. 

Untuk kegiatan itikaf sendiri, Dody menjelaskan akan ada pengajian setelah salat tarawih, salat tahajud, salat tasbih, muhasabah, sahur bersama dan shalat subuh berjamaah.

Tampak dalam masjid Attanwiir di jalan Raya Pandugo Surabaya  Foto Pitangopibarengid
Tampak dalam masjid Attanwiir di jalan Raya Pandugo Surabaya. (Foto: Pita/ngopibareng.id)
Masjid Attanwir Surabaya  Foto Pitangopibarengid
Masjid Attanwir Surabaya. (Foto: Pita/ngopibareng.id)

3. Masjid Attanwir

Selain dua masjid di atas, Masjid Attanwir yang terletak di jalan Raya Pandugo juga dapat masuk dalam list masjid Anda untuk melakukan itikaf. 

Masjid yang dikenal nama Masjid Musafir ini memberikan fasilitas berbuka puasa secara cuma-cuma untuk orang yang akan melakukan itikaf. 

"Kalau untuk itikaf kami hanya menyediakan takjil dan makanan berbuka puasa, kalau untuk makan sahur kami tidak menyediakan," terang Muhammad Sodiq, marbot masjid Masjid Attanwiir.

Tambahnya,  masjid ini terbuka untuk siapapun yang ingin melakukan itikaf di masjid ini.

Penulis : Pita Sari
Editor : Moch. Amir


Bagikan artikel ini