Pemakaman salah satu pasien covid-19 di Pasuruan. (Foto: Dok Humas)

3 Kasus Baru Covid-19 di Pasuruan Kiriman dari Daerah PSBB

Ngopibareng Pasuruan 25 May 2020 10:26 WIB

Kasus positif corona di Pasuruan terus bertambah. Kali ini 3 warga dinyatakan Positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test. Tiga warga itu merupakan kiriman dari tiga rumah sakit berbeda yakni Malang, Sidoarjo dan Surabaya.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya mengatakan, ketiga warga terkonfirmasi Covid-19 terdiri dari 1 orang laki-laki, 32 tahun asal Kecamatan Bangil, dan 2 orang laki-laki dari Kecamatan Gempol. Masing-masing berusia 59 tahun dan 38 tahun.

Untuk warga Bangil ini merupakan seorang pegawai sebuah perusahaan di Surabaya yang ditetapkan sebagai pasien posittif Covid-19 tanpa gejala alias OTG (orang tanpa gejala).

Warga ini sebelumnya dirawat di RSUD DR Soetomo Surabaya, dan setelah dinyatakan Positif Covid-19 langsung dijemput untuk diisolasi di RSUD Bangil atau SKB Pandaan.

"Karena kami hanya mendapatkan info seperti ini saja. Secara detail kami tidak mengetahui jelas. Hanya mendapat kiriman data pasien dari RS Soetomo yang menyatakan bahwa pasien ini berdomisili di Kabupaten Pasuruan," kata Anang, kemarin.

Sedangkan untuk dua warga gempol, satu diantaranya adalah PDP (pasien dalam pengawasan) Covid-19 RSSA Malang yang datang pada 20 Mei 2020 dengan diagnosis pneumonia dan gangguan ginjal, dan setelah ditetapkan sebagai PDP Covid-19 sekaligus dirapid, hasilnya positif.

"Warga Gempol ini masuk RSSA Malang tanggal 20 Mei, dan meninggal kemarin sekitar pukul 10 pagi, dan telah dimakamkan pukul 4 sore kemarin," katanya.

Sementara itu, untuk satu lagi warga gempol yang dinyatakan Positif Covid-19 pada hari ini merupakan pasien RSUD Sidoarjo, dan akan terus diisolasi di sana sampai sembuh. Kata Anang, belum ada keterangan banyak tentang riwayat pasien ini sampai akhirnya dinyatakan terpapar virus corona.

"Diagnosisnya juga belum kami terima, begitu pula dengan riwayat sakit atau kontak erat atau dari OTG, juga tidak kami terima. Hanya info positif saja," katanya.

Dengan begitu, sampai sore ini, total ada 77 warga Kabupaten Pasuruan yang dinyatakan Positif Covid-19. Karena itu, Anang meminta seluruh masyarakat untuk patuh terhadap segala anjuran pemerintah. Terlebih saat lebaran seperti sekarang, jumlah warga yang melaksanakan halal bihalal, masih banyak ditemui di lapangan.

"Kami mohon untuk warga jangan mudik, tetap di rumah saja. Jangan menggelar open house. Kita selamatkan keluarga kita agar terhindari dari paparan Virus Corona ini," katanya.

Di sisi lain, jumlah PDP Covid-19 sampai hari ini juga bertambah 1 orang dari Kecamatan Grati. Total berjumlah 122 orang. Untuk ODP (orang dalam pemantauan) berjumlah 272 orang. (sumber: www.pasuruankab.go.id)

Penulis : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

13 Jul 2020 05:28 WIB

Start Turun 3 Posisi, Charles Leclerc Apes Nabrak Vettel

F1

Nasib apes Charles Leclerc dan tim Ferrari di F1 GP Styria 2020.

13 Jul 2020 04:49 WIB

Mendidik Anak Bersama Gus Baha: Anak Harus Dihormati

Islam Sehari-hari

Anak adalah penerus Kalimat Tauhid

13 Jul 2020 04:18 WIB

Menolak Perkumpulan Buta Tuli, Ini Kesadaran Kiai NU tentang Pers

Khazanah

Perjuangan KH Wahab Chasbullah menyebarkan dakwah NU

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...