Fei saat mencontohkan gerakan self defense pada anak. (Foto: Pita Sari/Ngopibareng.id)
Fei saat mencontohkan gerakan self defense pada anak. (Foto: Pita Sari/Ngopibareng.id)

3 Gerakan Bela Diri Dasar Untuk Anak Melawan Penjahat

Ngopibareng.id Pendidikan 24 October 2020 19:45 WIB

Di Indonesia aksi penculikan anak maupun kekerasan pada anak masih kerap terjadi. Untuk itu penting bagi orang tua membekali anak seni bela diri untuk melawan.

Dalam acara Children Protection (edukasi bela diri untuk anak) yang diselenggarakan oleh SLC Education di Lenmark Mall Surabaya. Founder dan Coach SLB Education, Feibriyanti memberikan tips melawan atau self defense bagi anak.

"Disini kami mengajarkan self defense untuk anak dari gerakan yang paling mudah dan yang paling bisa diikuti anak," kata Fei ditemui, Sabtu, 24 Oktober 2020.

Adapun gerakan seft defence yang bisa dilakukan anak ialah:

Gerakan self defense lain yang ditunjukan Foto Pita SariNgopibarengidGerakan self defense lain yang ditunjukan. (Foto: Pita Sari/Ngopibareng.id)

1. Gerakan Bila Diserang Pada Area Kepala

Fei biasa ia disapa mengatakan, bila diserang dibagian kepala. Anak bisa menghindarinya dengan menutup area kepala dengan tangan. Dengan begitu, bagian kepala akan aman dari pukulan.

"Kemudian untuk serangan balik bisa memberikan serangan balik dengan lutut. Lutut ditekuk ke arah perut lawan. Seperti menendang menggunakan lutut," terang Fei.

2. Gerakan Saat Leher Dicekik

Fei menjelaskan, saat anak dicekik dari depan. Anak bisa melepaskan tangan pencekik dengan cara menepis dengan tangan bagian luar. Selanjutnya, untuk perlawanan anak bisa menendang ke samping, ke arah tulang rusuk lawan.

3. Gerakan Ketika Dirangkul Lawan Dari Belakang

Saat keadaan ini terjadi, kata Fei, anak dapat melepaskan diri dengan cara menginjak kaki penjahat dengan kuat, sehingga pegangan dilepaskan. "Untuk perlawanan bisa menyikut dada penjahat," imbunya.

Gerakan perlawanan tersebut, terdiri dari tiga gerakan yang dijelaskan oleh Fei, yaitu memukul, menendang lurus dan menendang ke arah samping.

"Cara memukul yang benar, tangan harus lurus kedepan, posisi punggung tangan di atas. Posisi tangan mengepal dan pukul luruh ke arah perut atau dada," paparnya.

Lalu untuk gerakan menedang, bisa dilakukan saat kaki lurus kedepan, posisi kaki kiri didepan, Kaki kanan diangkat dan diayunkan ke bagian perut.

Fei pun menambahkan, disaat terhimpit sebaiknya anak-anak jangan menyerang terlebih dahulu. Tapi harus bertahan dan melawan penjahat tersebut.

"Setelah melawan dan berhasil lolos dari penjahat, lari dan minta bantuan pada orang sekitar," tutupnya.

Penulis : Pita Sari

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

01 Dec 2020 08:53 WIB

Si Mansur Menceburkan Diri ke Kalenan, Anekdot Khas Fachry Ali

Humor Sufi

Kisah kecil anak-anak Betawi di masa lalu

01 Dec 2020 07:18 WIB

Pakar Imunisasi: Distribusi Vaksin Covid-19 Tahan hingga 6 Bulan

Rek, Ojok Angel Tuturane

Vaksin butuh ruang pendingin agar bertahan 3-6 bulan.

01 Dec 2020 06:48 WIB

Nambah Azan Hayya Ala Al-Jihad? Ini Penjelasan Ulama

Islam Sehari-hari

Makruh ucapkan azan "Mari menuju pada amal terbaik"

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...