Ilustrasi sebaran virus corona atau Covid-19. (Grafis: Fa Vidhi/Ngopibareng.id)
Ilustrasi sebaran virus corona atau Covid-19. (Grafis: Fa Vidhi/Ngopibareng.id)

238 Mahasiswa Positif Covid-19 Usai Hadiri Pengenalan Kampus

Ngopibareng.id Rek, Ojok Angel Tuturane 03 December 2020 17:05 WIB

Kepala Dinas Kesehatan Bali, Nyoman Suratmika mengungkap, sebanyak 238 mahasiswa Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) di Desa Sam-Sam, Kabupaten Tabanan, Bali, terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka langsung menjalani isolasi mandiri di asrama kampus.

Menurut Nyoman Suratmika, pihak kampus menginstruksikan mahasiswa hadir di kampus untuk mengikuti tahap pengenalan, pada Sabtu 7 November 2020. Jumlah mahasiswa yang hadir sebanyak 311 orang.

"Mahasiswa sudah membawa hasil swab bebas Covid-19. Namun ada beberapa mahasiswa yang bergejala sakit demam, flu hingga tak bisa mencium (indra penciuman terganggu)," terangnya.

Di tahap pertama swab polymerase chain reaction (PCR), ada 130 orang yang diagnosis positif corona. "Akhirnya mereka mengirim surat ke satgas provinsi. Setelah itu kita panggil mereka, waduh kalau antigen positif sudah hampir pasti corona. Kita sepakati swab. Total sampai hari ini yang positif itu 238 orang," tutur Nyoman Suratmika.

Mahasiswa yang dinyatakan negatif Covid-19, menurut Nyoman Suratmika, telah dipulangkan ke daeah asalnya. Para mahasiswa yang menjalani isolasi kini ditangani langsung tim kesehatan kampus.

"Kami hanya sampai di situ saja (pemeriksaan swab), penanganan ada di mereka, karena mereka punya dokter perawat ada pos kesehatannya. Ini sekolah pusat punya biaya sendiri. Jadi dia punya mes, ada asramanya," jelasnya.

Sebelumnya, pemerintah telah mengizinkan untuk menggelar pembelajaran tatap muka mulai Januari 2021 mendatang. Tak hanya berlaku untuk sekolah, perguruan tinggi pun juga boleh melakukan perkuliahan tatap muka jika telah mendapat izin pemerintah daerah masing-masing.

Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) menyebutkan jika kebijakan tersebut bakal diprioritaskan untuk mahasiswa baru (maba). Para mahasiswa tingkat awal diprioritaskan lantaran mereka belum pernah merasakan kuliah tatap muka.

"Yang diprioritaskan justru mahasiswa tingkat awal, karena mereka belum pernah masuk kampus," tutur Ketua MRPTNI Jamal Wiwoho.

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun

Penulis : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

19 Jan 2021 02:24 WIB

Empat Ciri Masjid NU, Berdasarkan Alamiah Ibadah

Khazanah

Penjelasan Ustaz Ma'ruf Khozin, Direktur Aswaja NU Center Jawa Timur

18 Jan 2021 22:40 WIB

Wapres Dukung Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen

Nasional

Gerakan nasional donor plasma konvalesen perlu solidaritas masyarakat.

18 Jan 2021 22:30 WIB

Bahas Transfer ke Fenerbahce, Mesut Ozil Tiba di Istambul Turki

Liga Inggris

Gelandang Arsenal ini akan bermain di klub Fenerbahce.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...