2020 Kota Soto Lamongan, Targetkan Zero Stunting

13 Aug 2019 23:22 Nusantara

Pada tahun 2020 mendatang, Kabupaten Lamongan bertekad akan segera mewujudkan zero stunting. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Lamongan, Fadeli, dalam kegiatan Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Desa Ganggangtingan, Ngimbang, Lamongan.

“Pada akhir tahun 2019 nanti, ditargetkan turun menjadi 5%. Sehingga pada tahun 2020, Lamongan akan Zero Stunting,” ujar Fadeli.

Menurut Fadeli, dari data yang ada. Pada tahun 2017 angka stunting di Kabupaten Lamongan mencapai 23 persen, dan kemudian turun menjadi 14 persen di tahun 2018. Angka ini lantas kembali turun menjadi 9 persen di awal tahun 2019.

Meskipun trennya dari tahun ke tahun kian turun, namun Fadeli prihatin dengan masih adanya stunting di Lamongan. Pasalnya, Kabupaten Lamongan adalah penghasil ikan terbesar di Jawa Timur.

Produksi ikan Lamongan di setiap tahunnya tidak kurang dari 130 ribu ton per tahun. Namun angka konsumsi ikan hanya 45,82 kilogram per kapita per tahun.

"Melihat kenyataan yang ada, saya prihatin sekali, harusnya konsumsi ikan masyarakat lamongan bisa lebih dari itu," imbuhnya.

Untuk itu, Fadeli meyakini, dengan kerjasama yang baik antara masyarakat, pemerintah, TP PKK, kader posyandu dan tim medis, target zero stunting di tahun 2020 akan bisa terwujud.

Sementara Direktur Pemasaran Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Perikanan dan Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Mahfud menerangkan, salah satu cara untuk mengatasi stunting adalah banyak mengkonsumsi ikan, karena ikan mengandung protein dan omega 3 yang baik untuk mencegah stunting.

“Angka konsumsi ikan di Indonesia masih 50,69 kilogram per kapita per tahun. Ini masih jauh dari Jepang dan Korea yang mencapai 70 kilogram per kapita per tahun,” tuturnya.

Seperti diketahui, Safari Gemarikan ini telah diagendakan di 23 provinsi di Indonesia. Safari tersebut di Jawa Timur hanya dilaksanakan di Lamongan dan Sumenep.

Di Kabupaten Lamongan sendiri, sasarannya adalah di Desa Gagangtingan Kecamatan Ngimbang, Lamongan. Selain itu, Safari Gemarikan tersebut juga akan dilaksanakan di Desa Plososetro dan Desa Paji, Kecamatan Pucuk, Lamongan.

Penulis : Nasih Farihuddin
Editor : Riadi


Bagikan artikel ini