Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang SMP Dispendik Surabaya, Sudarminto. (Foto: Pita Sari/Ngopibareng.id)

200 Sekolah SMP Swasta di Surabaya Siap Terima Siswa Mitra Warga

Pendidikan 08 July 2020 13:05 WIB

Sebanyak 200 sekolah SMP swasta yang berafiliasi dengan Dinas Pendidikan Kota Surabaya siap menerima siswa kurang mampu atau masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang tidak lolos ke SMP Negeri. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang SMP Dispendik Surabaya, Sudarminto.

"Untuk mempermudah akses, kami membuka website agar siswa bisa meng-entry (memasukan) data. Di website tersebut ada pilihannya sehingga kami nanti masukkan profilenya ke sekolah swasta," kata Sudarminto, Rabu, 8 Juli 2020.

Sudarminto menyampaikan, pagu MBR di setiap sekolah berbeda-beda, ada yang 10  sampai 20 siswa. Kebijakan ini diyakini mampu menampung siswa tingkat SD di Surabaya. Maklum, siswa SD di Surabaya yang lulus tahun ini mencapai sekitar 46 ribu, sementara kouta SMP Negeri hanya 20 ribu.

"Sisanya 26 ribu siswa itu ada yang sekolah di luar kota atau langsung melanjutkan ke sekolah swasta. Sedangkan untuk siswa yang sudah mendaftar ke sekolah swasta jalur MBR sampai Jumat ada 600 siswa. Mungkin akan ada tambahan (pendaftar) pada Sabtu, Minggu, dan Senin ini," paparnya.

Setelah semuanya terdaftar, Dispendik Surabaya akan merekapitulasi dan memisahkan berdasarkan pagu sekolah swasta tersebut. Sudarminto berharap, orang tua bisa memilih sekolah yang berdekatan dengan tempat tinggal sesuai dengan zonasinya.

"Disesuaikan saja, kalau bisa yang dekat agar biaya transportasi anak juga masih bisa dijangkau orang tua," ungkap Sudarminto.

Pihaknya mengungkapkan, sampai saat ini baru sekitar 200 sekolah swasta yang menerima siswa dari jalur MBR, tapi tak tertutup kemungkinan bisa bertambah, karena masih ada sekolah swasta yang tidak bekerjasama dengan Dispendik. 

Diketahui, jadwal masuk sekolah tahun ajaran baru 2020-2021 akan dilaksanakan pada 13 Juli, namun Dispendik Surabaya masih menunggu rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19, karena kondisi Surabaya yang sampai saat ini masih zona merah.

"Sepertinya masuk sekolah di Surabaya pada 4 Januari 2021, namun 13 Juli nanti MOS dan pembelajaran dilakukan secara daring," pungkasnya.

Penulis : Pita Sari

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

07 Aug 2020 23:05 WIB

Dilarang Dangdutan di Kampanye Terbuka Pilkada 2020

Nasional

Peserta Pilkada 2020 terancam didiskualifikasi jika melanggar aturan.

07 Aug 2020 22:45 WIB

Sanchez Sindir MU Setelah Dipermanenkan Inter Milan

Liga Italy

Alexis Sanchez merasa diterima dengan baik sejak awal di Inter

07 Aug 2020 22:25 WIB

Ganjar Lantik Sejumlah Pejabat Secara Virtual

Nusantara

Pelantikan dilakukan di tengah pandemi.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...