Wali kota Hadi Zainal Abidin menyerahkan Apar kepada pengurus MUI Kota Probolinggo, HM. Dawam Ichsan. (Foto: Ikhsan/ngopibareng.id)

200 Rumah Ibadah Dibantu Alat Pemadam Kebakaran

Jawa Timur 27 December 2019 12:35 WIB

Angka kebakaran di Kota Probolinggo tergolong tinggi setiap tahunnya. Dibutuhkan langkah preventif untuk mencegahnya. Salah satu caranya, Pemerintah Kota Probolinggo memberikan bantuan Alat Pemadam Kebakaran Ringan (Apar) kepada puluhan rumah ibadah dan bangunan cagar budaya.

Wali Kota Hadi Zainal Abidin menyerahkan secara simbolis bantuan itu kepada sejumlah penerima yang diwakili pengurus MUI Kota Probolinggo, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kodim 0821, dan Batalyon Zipur 10 Kompi A dan B Probolinggo.

Penyerahan tabung Apar itu digelar di kantor Dinas Satpol PP Kota Probolinggo, Jumat 27 Desember 2019 siang. “Mudah-mudahan dengan langkah preventif ini tingginya angka kebakaran bisa ditekan sekecil mungkin,” kata wali kota.

Pemberian Apar, kata Habib Hadi, panggilan akrab wali kota, belajar dari kasus terbakarnya Klenteng Sumber Naga di Kota Probolinggo. Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) di Jalan WR Soepratman itu terbakar habis pada 18 Mei 2019 silam.

“Selain tempat ibadah, Klenteng Sumber Naga merupakan bangunan cagar budaya berumur ratusan tahun,” kata Habib Hadi.

Wali kota menambahkan, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) dan swasta diminta menyiapkan Apar di kantornya. “Bahkan ke depan, setiap kelurahan harus punya Damkar,” kata Habib Hadi.

Diharapkan tidak ada lagi rumah ibadah dan bangunan cagar budaya yang terbakar. MUI menaungi masjid dan mushala sementara FKUB menaungi gereja dan klenteng.

“Penyaluran hibah harus menggunakan lembaga berbadan hukum, kami menggandeng MUI dan FKUB,” kata Kepala Dinas Satpol PP, Agus Effendi. Sementara Kodim dan Batalyon Zipur menerima hibah Apar karena menempati dan mengelola bangunan cagar budaya sebagai markasnya.

Melalui Perubahan-APBD 2019, anggaran pengadan Apar senilai sekitar Rp200 juta itu terwujud. “Pengadaan Apar menghabiskan dana Rp172,5 juta,” katanya.

Disinggung soal angka kebakaran, Agus menyebut pada 2018 lalu sekitar 30 kasus. Sedangkan pada 2019 (hingga 27 Desember) meningkat menjadi sekitar 40 kasus kebakaran.

Tidak sebatas membagikan Apar, para pengelola rumah ibadah dan cagar budaya juga akan dilatih melakukan pemadaman kebakaran. “Senin depan, pengelola rumah ibadah kami latih bagaimana menggunakan Apar, biar siap kalau sewaktu-waktu ada kebakaran,” kata Agus.

Selama ini Dinas Satpol PP hanya memiliki tiga mobil Damkar. Yakni, truk tangki tua tahun 1983, 2003, dan yang terbaru truk tangki tahun 2014.

Penulis : Ikhsan Mahmudi

Editor : Yasmin Fitrida

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

16 Jul 2020 06:25 WIB

Jadwal Belajar dari Rumah TVRI 16 Juli 2020

Pendidikan

Program Belajar dari Rumah untuk siswa SD akan mendapat materi matematika.

16 Jul 2020 06:01 WIB

Permasalahkan Masker, Sekuriti Toko Tikam Pengunjung

Internasional

Kegaduhan di tengah problem pandemi Covid-19 di AS

16 Jul 2020 05:12 WIB

Hainan Baru

Dahlan Iskan

Seperti Soto Madura, tak ada nasi ayam Hainan di Hainan.

Terbaru

Lihat semua
16 Jul 2020 05:12 WIB

Hainan Baru

Dahlan Iskan
Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...