Ilustrasi

16 PDP Corona di Pasuruan Dinyatakan Negatif

Ngopibareng Pasuruan 01 April 2020 23:59 WIB

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Anang Saiful Wijaya mengatakan, 11 PDP (pasien dalam pengawasan) negatif Covid-19.
Kesebelas PDP yang sudah menjalani perawatan di RSUD Bangil dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang.

"Alhamdulillah, seluruh Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di RSUD Bangil pada hari ini telah diperbolehkan pulang. Keputusan tersebut dilakukan, karena setelah menjalani tes swab, semuanya dinyatakan negatif covid-19,” kata Anang, di sela-sela kesibukannya, kemarin.

Dijelaskannya, semua pasien yang dinyatakan negatif dan dipulangkan akan mendapatkan pemantauan dari tim satgas covid-19. Tujuannya untuk memastikan kondisinya tetap stabil dan tidak ada keluhan apapun yang mengarah pada gejala-gejala terpapar Covid-19.

"Meskipun kita perbolehkan pulang, tapi kita terus memantau perkembangan kesehatannya. Kita mintai data lengkap plus nomor kontak, supaya bisa terus memberikan laporan kepada kami," katanya.

Dengan hasil yang menggembirakan, tercatat ada 16 pasien PDP yang dinyatakan negatif dan diperbolehkan pulang. Sedangkan dari catatan Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, saat ini masih ada 10 ODP (orang dalam pemantauan) Kabupaten Pasuruan yang memilih isolasi mandiri di rumahnya. Kesepuluh orang tersebut akan tetap mendapat pemantauan selama 14 hari ke depan.

"Kita terus akan berkomunikasi dengan semua ODP dan PDP. Dan masyarakat pun bisa berkomunikasi dengan kami melalui call center di nomor 085334415276. Silahkan dapat menghubungi nomor ini 24 jam," katanya.

Sementara itu, Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf menegaskan, meskipun hingga kini tidak ada warga Kabupaten Pasuruan yang dinyatakan positif Covid-19, ia meminta seluruh masyarakat untuk tidak meremahkan Covid-19. Yakni dengan senantiasa menjalankan protocol kesehatan dan intruksi yang telah disampaikan oleh Pemerintah Pusat.

Mulai dari penerapan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat), melaksanakan social and physical distancing (jaga jarak dan menghindari keramaian) hingga memperbanyak berdoa kepada Allah SWT.

"Kita diapit oleh beberapa Kota dan Kabupaten yang zona merah. Apapun bisa terjadi dalam hitungan detik atau menit. Maka dari itu, saya meminta masyarakat untuk selalu menjalankan himbauan pemerintah," katanya.

Disamping itu, Irsyad juga mengimbau masyarakat menjaga kesehatan. "Tetap jaga kesehatan, tingkatkan imunitas tubuh, makan makanan bergizi, olahraga, selalu cuci tangan sampai bersih, jaga jarak dan hindari keramaian, sampai semuanya kembali seperti semula, kita doakan semua semoga Covid-19 segera berlalu," katanya. (sumber: www.pasuruankab.go.id)

Penulis : Witanto

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

18 Sep 2020 15:25 WIB

Kru Helikopter PT NUH Selamat, Sayang Belum Berhasil Dievakuasi

Timur Indonesia

Tim gabungan belum berhasil mengevakuasi kru karena faktor cuaca.

18 Sep 2020 15:10 WIB

Bupati Pasuruan Launching Tim Covid Hunter

Ngopibareng Pasuruan

Pemerintah akan menindak tegas pelanggar protokol kesehatan.

18 Sep 2020 14:59 WIB

Ganjar Minta Penderita Hipertensi Bertahan di Rumah

Nusantara

Hipertensi menjadi penyumbang kematian terbesar.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...