Polda Jatim Sisir Pelaku Judi Berbagai Wilayah

11 Feb 2019 14:13 Kriminalitas

Direktorat Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Timur menangkap pelaku praktik judi. Jumlahnya ada 15 orang. Mereka pun sudah ditetapkan sebagai tersangka. Rinciannya empat orang diduga sebagai bandar, enam pengepul, dan lima pengecer. Lokasi penangkapannya pun beragam mulai Malang, Tuban, Madiun, Lamongan. Bahkan penangkapan sampai wilayah Pati, Jawa Tengah,--setelah kasusnya dikembangkan.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Leonard M. Sinambela dalam keterangannya kepada media menyebut jika penangkapan terhadap pelaku judi, dilakukan dalam kurun waktu selama empat hari, yakni mulai tanggal 1 hingga 4 Februari 2019.

“Ini kita tindak di beberapa wilayah di Jawa Timur, di antaranya di Tuban, Malang, Lamongan. Kemudian hingga sampai pengembangan di wilayah Pati, Jawa Tengah,” ujar Leonard di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur, Senin 11 Februari 2019.

Para pelaku judi dari berbagai wilayah yang ditangkap aparat Polda Jatim Foto Roesdanngopibarengid
Para pelaku judi dari berbagai wilayah yang ditangkap aparat Polda Jatim. (Foto: Roesdan/ngopibareng.id)

Dari kasus tersebut, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 24.209.000, 12 unit telepon genggam, satu lembar beberan dadu, 365 bendel kupon pasangan nomor judi togel, lima buku rekapan togel, 1032 kupon kosong untuk taruhan judi, dan 61 lembar ramalan nomor judi togel Sipangapura dan Hongkong.

“Omzetnya bervariasi ada yang hanya jutaan rupiah hingga puluhan juta rupiah. Yang kita sita barang bukti untuk uang total adalah Rp24 juta kemudian rekapan hasil perjudian, alat komunikasi yang digunakan handphone,” kata Leonard.

Para tersangka kasus judi yang ditangkap Polda Jatim di antaranya, Warsito 42 tahun, asal Madiun, Agus Suharno 46 tahun, Karmin 49 tahun, Paimin 45 tahun, ketiganya asal Pati, Jawa Tengah. Mereka diduga berperan sebagai bandar togel.

Lalu pengepul di antaranya Sutrimo Alex, 56 tahun, Rusdi, 55 tahun, keduanya asal Tuban. Rokim, 42 tahun asal Lamongan, Tukirin 43 tahun, Abdul Wakhid 46 tahun, Agus Sutrisno 44 tahun ketiganya asal Malang.

Sedangkan para pelaku  juga turut diamankan, yakni, Mito 51 tahun dan Ahmad Santoso 54 tahun, keduanya asal Malang, Santoso 40 tahun, Taslan 56 tahun, serta Toegijono 61 tahun asal Tuban.

Mereka bakal dijerat pasal 303 KUHP tentang tindak pidana perjudian dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (ocn)

Penulis : Roesdan Suriansyah
Editor : Moch. Amir


Bagikan artikel ini