134 Rumah Rusak Diterjang Angin Puting Beliung di Probolinggo

19 Nov 2018 20:22 Jawa Timur

Dampak angin puting beliung yang awalnya dilaporkan merusak 32 bangunan di enam desa di Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo ternyata lebih dahsyat.

Berdasarkan rekapitulasi yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, angin puting beliung yang melanda 11 desa di Kecamatan Krejengan dan Kecamatan Gading mengakibatkan 134 rumah rusak.

"Laporan terakhir sebanyak 134 rumah rusak, belum ditambah 28 kandang ternak juga rusak. Kerugian material ditaksir sekitar setengah miliar rupiah," ujar Kepala BPBD setempat Anung Widiarto melalui Kabid Kedaruratan Teguh Kawiandoko, Senin, 19 November 2018.

Melalui tim reaksi cepat, BPBD langsung turun ke lokasi untuk memetakan kawasan yang dilanda angin puting beliung, Minggu sore, 18 November 2018.

Akibat tumbangnya puluhan pohon, jaringan listrik di sejumlah desa juga padam. BPBD langsung berkoordinasi dengan PLN agar listrik bisa menyala mulai Senin malam ini.

Tingkat kerusakan 134 rumah, kata Teguh, beragam mulai, berat, sedang, hingga ringan. BPBD berjanji menjamin bakal memberikan bantuan untuk rehabitasi rumah-rumah warga yang rusak.

"Kalau rusak berat dibantu Rp 8 juta, sedang Rp 5 juta, dan rusak ringan disumbang Rp 2 juta," ujarnya.

Matinya listrik PLN sejak Minggu malam juga dirasakan warga di sejumlah desa. Pemicunya sejumlah pohon tumbang mengenai jaringan listrik PLN.

"Yang jelas, sejak Minggu malam hingga Senin selama seharian listrik padam. Warga yang mengandalkan pompa air listrik untuk mendapatkan air bersih pun kelimpungan," ujar Maryam, warga Desa Rawan, Kecamatan Krejengan.

Maryam pun mengaku, terpaksa mencari air di desa tetangga yakni, Desa Widoro. "Sejumlah warga terpaksa mencari air di desa sebelah untuk masak dan minum," ujarnya.

Seperti diketahui, Minggu sore, sebanyak 11 desa di dua kecamatan (Krejengan dan Gading) dilanda angin kencang berputar-putar. Ke-11 desa itu masing-masing, Sumberkatimoho, Rawan, Kedungcaluk, Opo-opo, Patemon, Karangren, Seboro (Kecamatan Krejengan).

Dan untuk di Kecamatan Gading hanya empat desa yakni Desa Wangkal, Desa Nogosaren, Desa Mojolegi, dan Desa Prasi. (isa)

Penulis : Ikhsan Mahmudi
Editor : Moch. Amir


Bagikan artikel ini