Thawaf dengan masker di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi. (Foto:Aceh)

13 Aturan untuk Haji dan Umroh Tahun ini

Internasional 01 July 2020 11:05 WIB

Kabar baik dari Mekah dan Madinah. Pemerintah Kerajaan Arab Saudi akan membuka kembali Majidil Haram di Kota Mekah untuk ibadah Haji dan Umroh. Tetapi dengan beberapa peraturan, misalnya dengan jamaahyang jumlahnya 40 persen dari kapasitas biasanya.

Kerajaan Arab Saudi melalui Badan Urusan Dua Masjid Suci di Kementerian Agama menyiapkan skenario pelaksanaan ibadah haji maupun umrah selama musim haji 1441 Hijiriah/ 2020 Masehi sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Masjidil Haram akan dibuka kembali dengan daya tampung maksimum 40 persen dari kapasitas Masjidil Haram.

Di antara skenario yang disiapkan antara lain;

1. Pendaftaran sebelum memasuki masjid.

2. Pintu masuk dan keluar terpisah untuk menghindari kerumunan.

3. Pemasangan kamera thermal untuk mengukur suhu badan pengunjung di pintu masuk. Mereka yang mempunyai suhu badan tinggi akan dicegah masuk dan dirujuk ke dokter spesialis dari Departemen Kesehatan untuk melakukan penyaringan yang diperlukan untuk mengetahui apakah mereka terinfeksi virus atau tidak.

4. Para pengunjung diminta untuk selalu mencuci tangan, menggunakan pembersih tangan, tidak berjabat tangan dan menerapkan etika saat bersin.

5. Para pengunjung wajib menggunakan masker saat masuk ke masjid suci.

6. Jamaah umrah untuk memasuki area tawaf melalui pintu Raja Fahd dan keluar melalui pintu Al-Safa dan Jembatan Al-Nabi, sementara pintu 89 dan 94 akan dikhususkan bagi jamaah bukan umrah yang masuk ke lantai dasar dan keluar via pintu Ajyad.

7. Adapun jamaah bukan umrah yang datang dari sisi selatan dan barat, mereka harus masuk ke lantai pertama tempat tawaf melalui Flyover Ajyad dan Shubaika dan keluar melalui eskalator dan jembatan Al-Safa.

8. Tangga Raja Fahd dan eskalator Shubaika diperuntukkan buat masuk ke lantai atas area perluasan Raja Fahd di Masjidil Haram.

9. Perluasan area Raja Fahd dan Raja Abdullah diperuntukkan bagi sholat jamaah dan tempat tawaf hanya khusus bagi jamaah yang melakukan umrah

10. Lantai pertama dan kedua dari masjid suci akan diperuntukkan kepada mereka yang melakukan tawaf. Sementara itu, orang tua dan jamaah yang berkebutuhan khusus akan diizinkan untuk menggunakan lantai dua.

11. Di tempat tawaf akan dipasang tiga jalur dengan tali pembatas sebagai upaya untuk mengendalikan kerumunan. Di area tawaf lantai pertama dan kedua dibuat dua jalur dengan tali pembatas.

12.  Pintu keluar bagi mereka yang melakukan sai di lantai dasar melalui pintu Marwa. Pintu masuk ke sai lantai 1 melalui jembatan Al Nabi dan Al Safa dan keluar via Marwa dan eskalator Al-Raquba .

13. Bagi yang ingin berkunjung ke Masjidil Haram harus mengajukan izin  via platform "Tawakkalna" dan tidak memperkenankan orang yang tinggal di luar Mekkah untuk masuk ke Mekkah dari jam 9 pagi hingga jam 8 sore tanpa izin, khususnya pada hari Jumat.

Penulis : M. Anis

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

26 Sep 2020 13:45 WIB

Meninggal di Hong Kong, Dua Jenazah TKI Dipulangkan ke Indonesia

Nasional

Mereka bernama Nur Mila dan Sutrisni.

26 Sep 2020 13:30 WIB

Wapres: Ego Sektoral Menjadi Kendala Hadapi Stunting

Nasional

Wapres Ma’ruf Amin mengatakan masalah stunting di Indonesia bersifat multidimensi.

26 Sep 2020 13:10 WIB

Padi Reborn Meriahkan Hari Jadi P4MU 105 dan Launching CDC RSMU

RS Mata Undaan

Padi Reborn meriahkan hari Jadi P4MU 105 dan launching CDC RSMU.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...