Pengelupasan rumpit Stadion GBT (Dok. Humas Pemkot Surabaya)

10 Hari Lagi Rumput Standar FIFA untuk GBT Datang

Surabaya 07 August 2020 23:15 WIB

Rumput sesuai standar FIFA yang dipesan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan segera datang. Pemkot mengebut pengerjaan rumput tersebut agar Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) siap digunakan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20, pada Mei 2021 mendatang.

Kabid Bangunan Gedung, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Kota Surabaya, Iman Krestian mengatakan, bahwa rumput yang mereka pesan bakal datang 10 hari lagi.

“Sepuluh hari lagi rumput akan didatangkan dari Tangerang untuk ditanam di GBT. Ini rumput lokal yang sudah diakui internasional dan sudah standar FIFA,” kata Iman melalui rilis resmi Pemkot, Jumat, 7 Agustus 2020.

Namun, kata Iman, rumput tersebut akan diuji coba di Institute Pertanian Bogor (IPB) terlebih dahulu guna memastikan bahwa vegetasi rumput tersebut sesuai dengan standar FIFA.

“Nah, jika hasil tesnya nanti tidak sesuai standar FIFA, maka kita tidak akan bayar. Kami juga akan minta pihak ketiga untuk mengganti rumput tersebut,” jelasnya. Sembari menunggu rumputnya datang, pihak Pemkot sedang menyiapkan media tanamnya.

Penanaman rumput itu memakan waktu sekitar 1,5 bulan, sama dengan penanaman rumput di Stadion Gelora 10 November. Kemudian, dua bulan berikutnya untuk perawatan dan adaptasi rumput agar bisa tumbuh.

“Jadi, kira-kira butuh 3,5 sampai 4 bulan ke depan rumput ini ditanam hingga bisa digunakan. Ya kira-kira Desember sudah bisa dipakai lagi,” ujarnya.

Imam mengungkapkan, bahwa kontraktor saat ini tengah mempercepat proses pencabutan rumput. Rencananya, bekas rumput di lapangan GBT itu akan diletakkan di pinggir lapangan.

“Jadi, nanti tanahnya kita pindahkan dan rumputnya juga kita pindahkan ke pinggir lapangan yang dulunya paving,” ucapnya.

Selain itu, Iman saat ini terus mengecek drainase lapangan. Apabila ditemukan ada yang tidak berfungsi, maka akan langsung diperbaiki. Maklum, drainase sangat penting karena FIFA tidak menyetujui Surabaya menjadi host city jika resapan di stadion GBT buruk.

“Namun, sampai saat ini kita belum menemukan ada drainase yang tidak berfungsi, tapi kita cek terus,” kata dia.

“Kita juga terus memasang lampu lapangan, hingga saat ini sudah ada sekitar 36 lampu yang sudah terpasang dari 244 lampu yang akan dipasang di sana,” tambah Iman.

Ia menyatakan, selain merenovasi beberapa item itu, Pemkot juga terus mengebut perbaikan beberapa ruangan yang direkomendasikan oleh FIFA. Apalagi, beberapa waktu lalu sudah ditinjau langsung oleh PSSI.

“Jadi, semuanya on progress, terus kita garap,” tutupnya.

Penulis : Andhi Dwi Setiawan

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

01 Oct 2020 08:14 WIB

Debat Kepribadian

Dahlan Iskan

Pilpres AS memasuki masa debat calon pilpres. Siapa yang menang?

01 Oct 2020 07:45 WIB

Lapierre Aircode DRS, Upgrade Sepeda Aero Jadi Nyaman dan Laju

Gowes Bareng

Lapierre tidak hanya membuat sepeda lebih aerodinamis, geometri frame juga membuat posisi cyclist jadi lebih aero.

01 Oct 2020 07:36 WIB

Mendadak, Nasrudin Hoja Tak Dikenal

Humor Sufi

Humor sufi mengasah kepekaan diri

Terbaru

Lihat semua
01 Oct 2020 08:14 WIB

Debat Kepribadian

Dahlan Iskan
Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...