Pil Dobel L diamankan Satreskoba Polres Kediri Kota (Foto: Istimewa)

Kirim 250.000 Butir Pil Dobel L, Kurir Dibekuk Polisi

Kriminalitas 27 May 2020 21:15 WIB

Satreskoba Polres Kediri Kota berhasil menggagalkan pengiriman ratusan ribu jenis obat keras. Rinciannya, pil Dobel L sebanyak 250.000 butir serta 19 pil jenis Riklona Clonazepam.

Dalam pengungkapan ini, selain menyita barang bukti, petugas juga berhasil mengamankan seorang laki-laki yang berperan sebagai kurir. Pelaku yang berperan sebagai pengirim ini bernama Anjar Wahyu Firmandi 29 tahun asal Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar.

Kasat Narkoba Polres Kediri Kota AKP Subiyanto ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan ini. Menurutnya kasus ini masih dikembangkan oleh anggotanya. Dia menduga, barang tersebut rencananya akan dikirimkan ke seputaran Krisidenan Kediri.

"Pemesannya ini orang luar Kota Kediri, masih dalam proses pengembangan. Kita lirik, rencananya kan dia kemarin itu mau nunggu yang ambil barang. Tapi keburu diamankan oleh anggota Sabhara yang melakukan patroli ," terangnya, Rabu 27 Mei 2020.

Ia menduga jika transaksi obat keras itu dikendalikan oleh seseorang di Lapas yang kini masih dikembangkan kasusnya. Dalam pengakuannya, pelaku mengatakan jika dirinya baru sekali ini melakukan pengiriman.

"Pengakuannya cuman satu kali, ini masih kita interograsi," tuturnya. 

Kasus peredaran obat keras ini terungkap Selasa 26 Mei 2020 sekitar pukul 02.00 dini hari, awalnya petugas sedang melakukan patroli wilayah. Melihat sesuatu yang mencurigakan, petugas kemudian melakukan pengejaran terhadap mobil warna merah yang dikemudikan oleh pelaku. Mobil akhirnya berhasil dihentikan di sekitar Jalan Mayor Bismo, Kota Kediri.

Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti tersebut. Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, pelaku bersama barang bukti langsung dibawa ke kantor Polres Kediri Kota.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Kediri Kota, AKP Kamsudi, menjelaskan bahwa pihaknya menduga pelaku melakukan tindak pidana tanpa hak memiliki, menyimpan atau membawa psikotropika dan mengedarkan, serta menyimpan persediaan farmasi yang tidak memenuhi standar khasiat dan kemanfaatan berupa obat keras jenis pil Dobel L.

Pil doble L yang dibawa pelaku Foto Fendhi PlesmanaNgopibarengidPil doble L yang dibawa pelaku. (Foto: Fendhi Plesmana/Ngopibareng.id)

Penulis : Fendhy Plesmana

Editor : Rizal A

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

12 Jul 2020 20:40 WIB

Miliki Senjata Api Rakitan, Pria di Banyuwangi Diciduk

Kriminalitas

Dari pengakuan tersangka senjata itu dipakai untu berburu babi.

12 Jul 2020 20:28 WIB

Terekam, Aksi Jambret Kalung Timpa Anak Balita di Depok

Kriminalitas

Peristiwa ini terjadi di Kampung Lio RT 05 RW 19 Depok.

12 Jul 2020 13:10 WIB

Bawa Jimat Kebal, Pemuda Sumbawa Tumbang Ditembak Polisi

Kriminalitas

Pemuda ini sebelumnya membunuh Kanit Reskrim Polsek Utan, Sumbawa.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...