Priyo Suprobo bersama Ketua Tim Gabungan, Faimun. (Dok)
Priyo Suprobo bersama Ketua Tim Gabungan, Faimun. (Dok)

ITS Kirim Tim Gabungan untuk Identifikasi Rumah Korban Gempa Lombok

Ngopibareng.id Nasional 06 August 2018 18:38 WIB

Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya mengirimkan tim peneliti ke wilayah korban gempa Lombok, NTB. Tim ini merupakan gabungan dari Departemen Sipil yang nanti akan bertugas mengidentifikasi rumah warga setempat untuk renovasi.

Ketua Laboratorium Beton Teknik Sipil, Prof Ir Priyo Suprobo mengatakan Tim Gabungan yang akan dikirimkan ini merupakan bagian dari Pusat Studi Kebumian Bencana dan Perubahan Iklim (PSKBPI) ITS. Rencananya, dari 10 orang yang berada di PSKBPI ITS akan ada empat orang yang akan terjun langsung ke lapangan.

Dosen yang biasa disapa Probo ini menjelaskan, tugas Tim Gabungan ITS ini nantinya akan membantu masyarakat setempat untuk mengevaluasi rumah-rumah mereka. "Di sana nantinya kami akan menggandeng tim dari Unram (Universitas Mataram) sebagai partner kami dalam membantu masyarakat setempat," ujarnya pada Senin, 6 Agustus 2018.

Pria yang juga menjabat sebagai ketua Senat Akademik ITS ini mengatakan, selain membantu masyarakat setempat dalam mengevaluasi rumah-rumah mereka, kunjungan tim gabungan ITS juga bertujuan membagi pengalaman, pengetahuan dan menyosialisasikan kepada masyarakat bagaimana tentang membangun rumah dengan struktur tahan gempa.

Tim gabungan dari Departemen Teknik Sipil ITS nantinya juga akan memberikan software yang bernama Rapid Visual Screening ITS (R.V. SITS) kepada tim dari Unram. "Software ini berfungsi untuk mitigasi bangunan tahan gempa, yang bisa mengetahui sebuah konstruksi lemah terhadap gempa atau tidak," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Gabungan, Faimun berharap, nantinya alat tersebut akan bermanfaat bagi masyarakat di sana melalui Unram sebagai perwakilan atas hibah software tersebut. "Karena software ini harus dijalankan oleh ahli, jadi tidak bisa masyarakat langsung yang mengoperasikannya," pungkasnya.

Tim Gabungan ITS ini rencananya akan diberangkatkan secepatnya pada Rabu, 8 Agustus 2018. Saat ini pihak ITS masih menunggu konfirmasi pasti dari pihak Unram untuk mendampingi. (amm/wit)

Penulis : Amanah Nur Asiah

Bagikan artikel ini

Berita terkait:

25 Feb 2021 08:03 WIB

800 Ayat Al-Quran tentang Alam Dilupakan, Umat Islam Bermasalah

Khazanah

Dampak kemunduran filsafat dan keilmuan di dunia Islam

22 Feb 2021 19:41 WIB

RSI Jemursari Pakai Alat Screening Covid-19 Lewat Bau Ketiak

Kesehatan

Alat i-nose c-19 adalah temuan milik guru besar ITS.

20 Feb 2021 17:26 WIB

Mahasiswa ITS Desain Alat Evakuasi Penumpang Kapal Pesiar

Pendidikan

Alat evakuasinya lebih cepat dan efektif.

Lihat semua

Topik Lainnya

Temukan topik menarik lainnya.

Tirto.ID
Loading...