Visa: Fintech di lebih dari 200 Negara
SAPA#0845: Fintech di layanan pembayaran? Visa Inc. adalah juaranya. Terus tumbuh melayani lebih dari 200 negara. Sarapan Pagi persembahan SNF Consulting https://t.me/sarapanpagi — di SNF Consulting.

Visa: Fintech di lebih dari 200 Negara

DITULIS USER

Manajemen
ngopiTURIAL 26 Oct 2017 WIB

Sejarah Visa dimulai tahun 1958 ketika Bank of America meluncurkan kartu kredit untuk konsumen kelas menengah dan merchant kecil-medium di Amerika Serikat. Ekspansi internasional 1974. Meluncurkan kartu debit 1975. Bisnis regional seluruh dunia dimerger menjadi Visa Inc 2007, IPO 2008 dan tercatat sebagai IPO terbesar sepanjang sejarah. Akuisisi terhadap Visa Eropa 2016. Kini, Visa beroperasi di lebih dari 200 negara pada berbagai peralatan (kartu, laptop, tablet, dan telepon mobile. "Kami terus berevolusi. Tetapi fokus kami tetap sama, cara terbaik untuk membayar dan dibayar", demikian pernyataan Visa di situs internetnya.

Salah satu jenis bisnis fintech yang sedang berkembang saat ini adalah layanan pembayaran. Visa telah melakukannya sejak 1958 dan terus tumbuh hingga kini. Saat ini rata-rata mengelola lebih dari 65 ribu pesan transaksi tiap detik.

Penulis : Manajemen

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.