Vale: Privatisasi
SAPA#1037: Korporatisasi BUMN dasarnya adalah pengembangan BUMN sebagai perusahaan. Privatisasi BUMN dasarnya adalah pembagian peran antara "wasit" dan "pemain". Pemerintah murni sebagai wasit. Perusahaan adalah pemain. Agar pemerintah bisa berperan optimal dan tegas sebagai "wasit" yang tegas dan adil. Mari belajar dari BUMN Brazil bersama Sarapan Pagi dari SNF Consulting https://t.me/sarapanpagi — di SNF Consulting.

Vale: Privatisasi

DITULIS USER

Manajemen
ngopiTURIAL 07 May 2018 WIB

Ketika Fernando Henrique Cardoso diangkat menjadi presiden Brazil tahun 1995, privatisasi menjadi tema pemerintah federal dalam mengatasi krisis yang terjadi sejak dekade sebelumnya. Program Privatisasi Nasional (PND) didirikan tahun 1990 sebagai instrumen untuk perbaikan ekonomi. Tahun 1994-1996, 19 perusahaan telah di privatisasi. Pemerintah menerima dana USD 5,1 Milyar dari privatisasi tersebut.

Tahun 1997 CVRD (Vale) mulai diprivatisasi. Tahap pertama dilakukan melalui lelang. Consorcio Brazil, sebuah konsorsium investor Brazil dan asing (Kemudian menjadi Valepar) memenangkan lelang. Valepar membeli 41,73% saham Pemerintah Brazil di Vale dengan harga R$3,338,178,240 alias 19,9% di atas harga penawaran. Tahap kedua dilakukan dengan menjual saham kepada karyawan. Tahap ketiga dilakukan tahun 2000-an dengan melepas sisa saham pemerintah kepada ribuan orang melalui Government Severance Indemnity Fund (FGTS). Pemerintah selanjutnya hanya memegang golden share dengan hak veto atas keputusan tertentu yang dianggap stratejik.

 

 

SOP, KPI, Studi Kelayakan, Kelas Manajemen, Road Map, Konsultan Bisnis, Konsultan Manajemen, Konsultan Manajemen Bisnis, Management Sparring Partner, SNF Consulting

Penulis : Manajemen

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.