Vale Mengakuisisi INCO Canada
SAPA#1039: Perusahaan BUMN negeri sedang berkembang seperti Brazil mengakuisisi perusahaan di negeri maju seperti Kanada? Bisa! Modalnya dengan mudah diperoleh dengan melepas saham baru di lantai bursa. Seperti Vale. Bagaimana BUMN Indonesia? Harapan itu masih ada. Hanya memang perlu edukasi masyarakat luas tentang korporatisasi. Agar tidak ada yang teriak "Pemerintah menjual aset negara" saat BUMN melepas saham baru di lantai bursa. Karena memang tidak ada secuil pun aset negara yang dijual dalam pelepasan saham baru. Sarapan Pagi persembahan SNF Consultinghttps://t.me/sarapanpagi — di SNF Consulting.

Vale Mengakuisisi INCO Canada

DITULIS USER

Manajemen
ngopiTURIAL 08 May 2018 WIB

Tahun 2002-2006 ekspansi global menjadi bahan bakar bisnis Brazil. Dunia mengalami percepatan dan CVRD (Vale) tidak mau ketinggalan.

Seiring dengan ulang tahun ke-50 kehadiran di Jepang, Tahun 2004 Vale masuk China, sebuah negara yang pertumbuhan ekonominya 13%, lebih dari 2x lipat pertumbuhan ekonomi dunia yang 5,2% (Data 2007).

Di Mozambique, Vale memang dalam lelang tambang batubara di Moatize, sebuah propinsi dengan cadangan batubara terbesar di dunia.

Tahun 2006, Vale mengakuisisi INCO, produsen nikel terbesar dunia dari Canada. Ini adalah akuisisi terbesar yang pernah dilakukan oleh perusahaan Amerika Latin. Dengan akuisisi USD 18 Milyar ini otomatis Vale menjadi pemain tambang di negara-negara di mana INCO berada yaitu Indonesia (Sorowako), UK, Korea Selatan, Taiwan dan Jepang dan Kaledonia Baru.

Bagi perusahaan terkorporatisasi seperti Vale, dana akuisisi bukan masalah. Akuisisi INCO hanya butuh melepas sekitar 7% saham baru. Menguasai dunia dengan korporatisasi. 

 

SOP, KPI, Studi Kelayakan, Kelas Manajemen, Road Map, Konsultan Bisnis, Konsultan Manajemen, Konsultan Manajemen Bisnis, Management Sparring Partner, SNF Consulting

Penulis : Manajemen

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.