Untuk Apa Bersusah Payah Mendirikan Perusahaan Kalau Akhirnya Tidak Jadi Pesaham Pengendali?
SAPA#0904: Sebuah bangsa yang para pengusahanya bervisi hanya sekedar mencari uang ekonominya akan dikuasai oleh bangsa lain yang para pengusahanya bervisi membanguan perusahaan yang menguasai dunia. Sarapan Pagi persembahan SNF Consulting https://t.me/sarapanpagi — di SNF Consulting.

Untuk Apa Bersusah Payah Mendirikan Perusahaan Kalau Akhirnya Tidak Jadi Pesaham Pengendali?

DITULIS USER

Manajemen
ngopiTURIAL 27 Dec 2017 WIB

Untuk apa bersusah payah mendirikan & membesarkan perusahaan jika akhirnya tidak menjadi pesaham pengendali? Paling tidak ada 3 alasan utama. Pertama, ini adalah masalah visi. Jika berbisnis sekedar untuk mencari uang, seseorang tidak perlu membesarkan perusahaan dengan berkorporatisasi. Tapi jika berbisnis adalah untuk sebuah karya besar yaitu sebuah perusahaan yang melayani kebutuhan umat manusia, korporatisasi adalah sebuah keniscayaan. Korporatisasi akan berujung perusahaan tanpa pesaham pengendali.

Kedua, pemisahan antara aset pribadi dengan perusahaan adalah syarat mutlak sistem manajemen. Pemisahan baru benar-benar terjadi jika tidak ada pesaham pengendali. Perusahaan dengan pesaham pengendali pada dasarnya adalah perorangan. SDM terbaik cenderung hanya mau bekerja pada perusahaan, bukan pada perorangan. SDM terbaik adalah syarat mutlak daya saing perusahaan.

Ketiga, perilaku konsumen yang berpola crowding effect hanya mau membeli di perusahaan besar yang produknya dipakai dimana-mana. Gergaji korporatisasi adalah syarat mutlak membesarnya perusahaan.

 

SOP, KPI, Studi Kelayakan, Kelas Manajemen, Road Map, Konsultan Bisnis, Konsultan Manajemen, Konsultan Manajemen Bisnis, Management Sparring Partner, SNF Consulting

Penulis : Manajemen

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.