Sejarah Mckinsey: Di Puncak Disrupsi

04 Dec 2019 14:26   ngopiTURIAL
Sejarah Mckinsey: Di Puncak Disrupsi
SAPA#1465: Sejarah McKinsey.... Di puncak disrupsi. Sarapan Pagi persembahan SNF Consulting https://t.me/sarapanpagi — di SNF Consulting.

Tahun 2013 Professor Clayton Christensen menulis artikel di Harvard Business Review dan menyimpulkan bahwa McKinsey secara sadar telah mendisrupsi dirinya sendiri dengan inovasi untuk memenuhi kebutuhan klien yang berubah secara cepat.

Tahun 2014 McKinsey membuka kantor di Nairobi, Kenya. Ini adalah kantor ketujuh di Afrika yang melayani klien baik perusahaan swasta maupun pemerintah. Dengan focus pada merekrut SDM local melalui universitas-unversitas lokal. McKinsey sedang menumbuhkan pemimpin-pemimpin lokal.

Dengan mengakusisi Lunar pada akhir 2015, tahun 2016 McKinsey Design tumbuh menjadi berkekuatan 350 orang di 14 studio di seluruh dunia. Desainer dan ahli McKinsey Design bekerja membantu klien untuk menciptakan produk, layanan dan pengalaman baru.

Disrupsi bukanlah hal yang baru. Disrupsi sudah seumur sejarah manusia. Munculnya Ford Model T tahun 1908 misalnya adalah disruspsi terhadap bisnis kuda sebagai kendaraan. Perusahaan dituntut untuk siap mengahadapinya dengan mendisrupsi dirinya sendiri jika tidak ingin punah. Seperti yang dilakukan oleh McKinsey. 

 

SOP, KPI, Studi Kelayakan, Kelas Manajemen, Road Map, Konsultan Bisnis, Konsultan Manajemen, Konsultan Manajemen Bisnis, Management Sparring Partner, SNF Consulting