Sejarah L'oreal: Akuisisi Terus
SAPA#1017: Bagi pesaham perusahaan yang diakuisisi, dana besar hasil penjualan saham dari transaksi akuisisi bisa dibelikan saham perusahaan yang mengakuisisinya. Atau dibelikan saham apa saja sesuai prinsip portofolio investasi. Sarapan Pagi persembahan SNF Consulting https://t.me/sarapanpagi — di SNF Consulting.

Sejarah L'oreal: Akuisisi Terus

DITULIS USER

Manajemen
ngopiTURIAL 16 Apr 2018 WIB

Tahun 1989 Loreal mengakuisisi Helena Rubinstein, sebuah merek produk perawatan kulit Amerika Serikat yang diambil dari nama pendirinya. Merek yang dipandang mewah dan inovatif sebagaimana citra sang pendiri ini saat itu sudah terkenal di Eropa, Jepang dan Amerika Selatan.

Mengikuti akuisisi Helena Rubenstein, Loreal menandatangani kontrak lisensi dengan Giorgio Armani. Loreal diijinkan menggunakan merek fashion terkenal ini untuk parfum dan produk kecantikan. Ini menjadikan Loreal sebagai rajanya merek-merek mewah dunia.

Tahun itu juga, Loreal mengakuisisi La Roche -Posay, produk perawatan kulit teknologi tinggi yang direkomendasikan oleh para dermatolog seluruh dunia.

Akuisisi menjadi populer di dunia bisnis karena dua hal: tuntutan konsolidasi dan pemisahan secara tegas antara perusahaan dengan pemegang sahamnya.

 

SOP, KPI, Studi Kelayakan, Kelas Manajemen, Road Map, Konsultan Bisnis, Konsultan Manajemen, Konsultan Manajemen Bisnis, Management Sparring Partner, SNF Consulting

Penulis : Manajemen

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.