Samsung Berkonglomerasi? Opini Versus Fakta

11 Jan 2018 13:35   Ngopiturial
Samsung Berkonglomerasi? Opini Versus Fakta
SAPA#0922: Samsung. Ada banyak perusahaan berbendera Samsung. Banyak yang menyangkanya konglomerasi. Faktanya bukan. Samsung adalah perusahaan yang fokus pada core competencenya masing-masing. Seperti Tata - India yang pernah dibahas di Sarapan Pagi #SAPA#0720-SAPA#0723. Sarapan Pagi dari SNF Consulting bicara bisnis dengan data valid https://t.me/sarapanpagi — di SNF Consulting.

"Samsung adalah perusahaan multibisnis. Samsung adalah konglomerasi". Itulah opini yang sering muncul. Bagaimana faktanya? Baca kembai Sarapan Pagi 7 edisi terakhir. SAPA#0915 sampai dengan SAPA#0921 mengungkap fakta yang ada pada perusahaan-perusahaan berbendera Samsung: Samsung Electronics, Samsung Life Insurance, Samsung Fire & Marine, Samsung SDS, Samsung SDI dan Samsung Heavy Industries.

Ketujuh perusahaan tersebut sama-sama menggunakan nama besar Samsung. Memang ada ikatan historis. Namun demikian saat ini tujuh perusahaan tersebut semuanya adala fully public company yang sudah tidak ada lagi pesaham pengendali. Semua adalah perusahaan independen. Tidak ada hubungan anak perusahaan-induk perusahaan. Masing-masing tumbuh sesuai dengan core competence yang dimiliknya didukung oleh modal yang nyaris tidak terbatas dari para investor di lantai bursa.

Core competence didukung modal nyaris tanpa batas. Syarat awalnya: kerelaan para pendiri untuk memasukkan modal dari pesaham baru. Kerelaan para pendiri agar perusahaan mampu membangun "gergaji korporatisasi" seperti yang dibahas pada Sarapan Pagi SAPA#0897. Tentu juga tidak bisa dipisahkan dari dukungan investing society. Itulah fakta yang tidak bisa dipisahkan dari tampilnya Korea Selatan sebagai bangsa yang disegani di dunia bisnis global.

 

SOP, KPI, Studi Kelayakan, Kelas Manajemen, Road Map, Konsultan Bisnis, Konsultan Manajemen, Konsultan Manajemen Bisnis, Management Sparring Partner, SNF Consulting