KINO: Akuisisi Pasca IPO
SAPA#0823: AKUISISI. Melimpahnya dana hasil IPO memicu sebuah perusahaan untuk tumbuh lebih pesat. Akuisisi adalah salah satu cara untuk tumbuh pesat secara anorganik. Untuk meminimalkan risiko, target akuisisi mestinya adalah perusahaan yang berkinerja baik dengan bidang kompetensi yang sama persis. Jika tidak, akuisisi tidak bisa menghindarkan dari IPO Trap. Akuisisi KINO terhadap Dua Putri Dewi dan Ristra masih belum mampu menghindarkan dari munculnya tanda-tanda IPO Trap. Sarapan Pagi persembahan SNF Consulting https://t.me/sarapanpagi — di SNF Consulting.

KINO: Akuisisi Pasca IPO

DITULIS USER

Manajemen
ngopiTURIAL 04 Oct 2017 WIB

Setelah IPO akhir tahun 2015, sepanjang tahun 2016 PT Kino Indonesia Tbk, mengakuisisi dua perusahaan. Pertama adalah akuisisi terhadap Jamu Dua Putri Dewi dengan nilai Rp 29 Milyar. Kedua adalah akuisisi terhadap perusahaan kosmetik Grup Ristra senilai Rp 84 Milyar.

Sebagaimana data pada SAPA#0821 dan SAPA#0822, kinerja KINO tahun 2016 mengalami tanda-tanda adanya IPO Trap. Artinya, akuisisi terhadap 2 perusahaan diatas belum berfungsi optimal dalam memanfaatkan dana hasil IPO.

Penulis : Manajemen

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.