IPO Trap: Arus Kas KINO
SAPA#0822: IPO adalah saat pertama perusahaan bisa memperoleh dana murah dari masyarakat luas dalam jumlah besar. Sebagaimana orang pribadi, perusahaan juga bisa mengalami sejenis keterkejutan saat menerima dana besar. Apalagi sebagai badan hukum tindakan perusahaan juga diputuskan oleh orang-orang didalamnya. Inilah kondisi yang berpeluang besar memicu munculnya IPO Trap. Bagaimana dengan IPO KINO akhir 2015 lalu? Dalam hal arus kas, tanda-tanda adanya IPO Trap juga muncul pada KINO. Sarapan Pagi dipersembahkan oleh SNF Consulting https://t.me/sarapanpagi — di SNF Consulting.

IPO Trap: Arus Kas KINO

DITULIS USER

Manajemen
ngopiTURIAL 03 Oct 2017 WIB

Tahun 2015 Arus kas operasional Kino minus Rp 72 M pada saat labanya Rp 263 M. Akhir 2015 melakukan IPO. Tahun 2016 arus kas operasional positif Rp 12 M saat laba Rp 181M. Dengan depresiasi masing-masing Rp 35M dan Rp 38M mestinya arus kas operasional Kino masing-masing positif Rp 298M & Rp 219 M.

Perusahaan yang mampu menghindari IPO Trap dalam hal revenue driver (SAPA#0821) penjualannya akan meningkat secara proporsional dengan peningkatan aset yang dibelinya. Tetapi, lepas dari IPO Trap dalam hal revenue driver, sebuah perusahaan masih dihadang oleh IPO Trap  berupa arus kas operasional. Dari analisa diatas menunjukkan bahwa pasca IPO Kino masih terdapat tanda-tanda adanya IPO Trap secara arus kas.

Penulis : Manajemen

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.