Belajar dari Samsung : Dua Model Koreksi Konglomerasi
SAPA#0923: Manusia yang bebuat dosa mestilah bertaubat. Perusahaan yang berkonglomerasi mestilah mengoreksi strateginya. Mari belajar dari Samsung. Sarapan Pagi dikirim dari gerbong kereta MRT yang sedang melaju di Singapura https://t.me/sarapanpagi

Belajar dari Samsung : Dua Model Koreksi Konglomerasi

DITULIS USER

Manajemen
ngopiTURIAL 12 Jan 2018 WIB

Persaingan yang makin ketat memaksa perusahaan konglomerasi mengoreksi diri. Yang tidak mengoreksi diri akan tersingkir. Belajar dari Smasung (SAPA#0915-SAPA#0922), perusahaan yang terlanjur berkonglomerasi dengan memiliki bisnis bermacam-macam industri dapat mengoreksi diri dengan dua kemungkinan cara.

Cara pertama adalah dengan mengubah diri menjadi investment company. Teknisnya: beri kesempatan kepada seluruh anak perusahaan untuk menemukan core competencenya dan tumbuh pesat menerapkan pola gergaji korporatisasi. Ekspansi pasar dengan belanja modal berkali-kali laba. Modalnya dipenuhi dengan utang dan melepas saham baru secara terus-menerus membangun pola gergaji korporatisasi (SAPA#0897). Saham perusahaan (induk) di anak perusahaan akan terus terdilusi seiring dengan pertumbuhan anak perusahaan. Suatu saat anak perusahaan akan tidak ada lagi pesaham pengendali. Berubah statusnya dari anak perusahaan menjadi perusahaan publik penuh. Akhirnya perusahaan (induk) akan memiliki core competence di bidang investasi dengan portofolio saham kecil-kecil (non pengendali) di banyak perusahaan.

Cara kedua adalah menentukan bidang core competence pilihan. Selanjutnya seluruh anak perusahaan di luar pilihan tersebut diberi kesempatan luas untuk ekspansi dengan menerapkan gergaji korporatisasi. Idem cara pertama, anak perusahaan pun suatu saat akan menjadi fully public company. Kecuali anak perusahaan yang berada pada bidang core competence pilihan.

 

SOP, KPI, Studi Kelayakan, Kelas Manajemen, Road Map, Konsultan Bisnis, Konsultan Manajemen, KOnsultan Manajemen Bisnis, Management Sparring Partner, SNF Consulting

Penulis : Manajemen

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.