Ajinomoto: Sejarah
SAPA#0810: Dalam era korporatisasi, perusahaan yang ber-core competence akan terus membesar menguasai pasar bangsa demi bangsa dengan dukungan modal masyarakat luas melalui lantai bursa. Maka, bangsa yang perusahan-perusahaannya memiliki core competence dan terkorporatisasi akan menguasai bangsa-bangsa lain. Menguasai dunia. Seperti Jepang. Sebaliknya, bangsa yang perusahaan-perusahaannya tidak ber-core competence dan tidak terkorporatisasi akan dikuasai bangsa lain. Seperti Infonesia saat ini. Saatnya bangkit dengan menemukan core competence dan korporatisasi. Sarapan Pagi dipersembahkan oleh SNF Consulting. SNF Consulting membantu menemukan atau mempertajam core competence dan korporatisasi perusahaan Anda. Untuk kebangkitan ekonomi Indonesia! https://t.me/sarapanpagi

Ajinomoto: Sejarah

DITULIS USER

Manajemen
ngopiTURIAL 21 Sep 2017 WIB

Sejarah Ajinomoto berawal dari tahun 1907 ketika Dr. Kikunae Ikeda, seorang ahli kimia mulai mengembangkan rasa "umami" dari rumput laut Konbu.

 

Tahun 1908: Dr. Ikeda mengakuisisi manufaktur yang memproduksi bumbu (monosodium glutamat). Pemerintah Jepang mensertifikasi Ajinomoto sebagai makanan yang tidak merugikan kesehatan dan keamanan. Pendaftaran merek dagang Ajinomoto.

 

Ajinomoto masuk Taiwan melalui agen tunggal 1910. Masuk China melalui agen tunggal 1914. Masuk pasar New York 1917. Masuk pasar Singapura & Hongkong 1927. Masuk pasar Seoul 1931. IPO 1949. Masuk pasar Brazil 1956. Maduk Philipina 1958. Masuk Thailand 1960. Masuk Malaysia & Jerman 1961. Masuk Italia 1963. Masuk Peru 1968. Masuk RI 1969. Masuk Prancis 1974. Masuk Vietnam & Nigeria 1991. Masuk Polandia 1999. Masuk Kamboja 2012.

Penulis : Manajemen

Bagikan artikel ini

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang ditulis oleh user. Tanggung jawab isi sepenuhnya pada user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini. Namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.