Wisatawan Gunung Bromo Dilindungi Gelang Asuransi
LSejak sepekan lalu, para wisatawan di Gunung Bromo harus mengenakan gelang yang sekaligus berfungsi sebagai suransi pengunjung.
Gelang yang diberlakukan oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) sebagai jaminan asuransi jika terjadi kecelakaan.
“Penggunaan gelang asuransi itu diberlakukan sejak sepekan lalu tepatnya, Senin, 19 Januari 2026 lalu,” kata Ketua Tim Data, Evaluasi, dan Pelaporan Humas BB TNBTS, Hendra Wisantara, Minggu, 25 Januari 2026.
Dikatakan, wisatawan yang hendak memasuki kawasan wisata Gunung Bromo dan telah memiliki tiket akan secara otomatis menerima gelang tersebut.
“Saat memasuki pintu gerbang Bromo, wisatawan akan langsung mendapatkan gelang asuransi ini. Selain itu, wisatawan tidak lagi dikenakan biaya tambahan,” ungkapnya.
Hendra menjelaskan, terdapat dua warna gelang asuransi yakni, warna biru untuk wisatawan lokal dan warna merah muda (pink) bagi wisatawan mancanegara.
Selain sebagai jaminan asuransi, penggunaan gelang ini juga bertujuan untuk membedakan wisatawan resmi, warga lokal, maupun pelaku jasa wisata.
Pemberlakuan gelang asuransi bagi pengunjung Gunung Bromo, kata Hendra, tidak terlepas dari tingginya angka kecelakaan di kawasan konservasi tersebut.
Berdasarkan catatan BB TNBTS, pada tahun 2024 misalnya, dilaporkan terjadi 30 kecelakaan. Sementara pada tahun 2025, meningkat menjadi sebanyak 48 kecelakaan.
Dengan demikian, jika ada wisatawan Gunung Bromo yang telah bertiket dan memiliki gelang asuransi ini mengalami kecelakaan di kawasan TNBTS maka yang bersangkutan akan mendapatkan santunan kecelakaan.
"Tentu saja, klaim kecelakaan diberikan sesuai kategori, mulai dari kecelakaan ringan hingga meninggal dunia,” pungkas Hendra
Advertisement