Warga Bandealit, Dusun Terpencil di Jember Akhirnya Menikmati Aliran Listrik
Ratusan warga Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, Jember, akhirnya bisa menikmati alisan listrik PLN. Aliran listrik dinyalakan secara simbolis oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, pada Sabtu, 16 Agustus 2025.
Holil, warga Dusun Bandealit mengatakan dirinya tidak pernah merasakan listrik PLN sejak Indonesia merdeka. Dia bersama warga lainnya terus berjuang agar listrik PLN segera masuk Bandealit. Holil bersama warga lainnya memperjuangkan listrik di Dusunnya melalui pejabat.
Bahkan, setiap ada calon legislatif yang datang, warga selalu meminta komitmen terkait pengadaan listrik. Namun, harapan itu selalu kandas.
Sampai akhirnya, harapan menikmati layanan listrik PLN mulai ada titik terang pada masa Presiden Prabowo Subianto. Kader Partai Gerindra yang merupakan anggota DPR RI, Bambang Hariyadi dan Bupati Jember Muhammad Fawait memberikan kepastian tentang pengadaan listrik PLN di Dusun Bandealit.
"Kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Presiden Prabowo, Bambang Hariyadi, Bupati Jember, Gus Fawait. Listrik ini sudah lama kami perjuangkan, namun baru kali ini terwujud," katanya.
Di hadapan Bupati Jember, Gus Fawait, Holil juga menyampaikan keinginan warga yang lain. Yakni pembangunan jalan dan tower untuk kebutuhan jaringan internet. Sebab, proyek pembangunan jalan yang nyusuri kawasan Taman Nasional Meru Betiri (TNMB) tidak tembus ke pemukiman masyarakat.
Hal senada juga disampaikan Pilliati. Dia menceritakan perjuangannya saat kondisi jalan rusak tanpa penerangan. Dia harus melewati kawasan hutan yang gelap gulita setiap pulang dari kuliah di Jember.
Karena itu, setelah aliran listrik masuk Dusunnya, Pilliati yakin akan membawa perubahan signifikan bagi dusunnya. Kendati demikian, jaringan listrik juga masih perlu didukung dengan sarana yang lain, khususnya infrastruktur jalan dan jaringan internet.
"Harapan kami ke depan program pengaspalan jalan yang tinggal sedikit cepat terealisasi. Termasuk juga tower provider. Kami yakin, ke depannya perekonomian masyarakat bisa meningkat, termasuk wisata Pantai Bandealit juga akan berkembang," katanya.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait berpesan agar masyarakat turut menjaga sarana dan prasana listrik milik PLN. Masyarakat juga diminta agar membayar tagihan listrik setiap bulan secara teratur.
Terkait program pengaspalan jalan, Gus Fawait juga akan memperjuangkan agar segera dilanjutkan. Bahkan, Pemkab Jember juga akan memasang lampu penerangan jalan umum (PJU).
Selain itu, Gus Fawait juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait mengenai pembangunan tower. Kendati demikian, Gus Fawait meminta masyarakat bersabar, karena tidak semua bisa selesai dalam sekejab.
Tak cukup sampai di situ, Gus Fawait juga akan memberikan perhatian khusus terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat Bandealit. Sebab, Dusun Bandealit termasuk dusun dengan angka kemiskinan ekstrem yang cukup tinggi.
"Mohon maaf, Dusun Bandealit merupakan bagian dari Kabupaten Jember dengan jumlah kemiskinan ekstrem yang cukup banyak. Dengan adanya pembangunan infrastruktur jalan, listrik, dan jaringan internet Dusun Bandealit tidak lagi menjadi kawasan miskin," pungkasnya.
Sementara itu, Manajer PLN UP3 Jember, Sandi Rudianto, mengatakan, calon pelanggan di Dusun Bandealit tercatat sebanyak 357 KK. PLN melakukan pemasangan meter listrik secara bertahap.
Untuk memenuhi kebutuhan listrik warga Dusun Bandealit, PLN membangun jaringan listrik tegangan menengah sepanjang 12 Kilometer dan tiga gardu. Total investasi PLN di Dusun Bandealit Rp9,4 miliar.
Menurut Sandi, realisasi program listrik di Dusun Bandealit cukup cepat. Hal ini terjadi karena adanya kolaborasi yang baik antara eksekutif dan legislatif. PLN mulai melakukan survei awal pada bulan Maret 2025. Kemudian mulai melakukan penanaman tiang pertama pada bulan Juni 2025. Tanggal 16 Agustus 2025 listrik sudah menyala.
"Ini spesial dan jarang terjadi, PLN secepat ini membangun jaringan listrik di atas medan menantang. Selama dua bulan ini kami didampingi Bupati Jember, Gus Fawait. Kami berharap, pelayanan listrik ini mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, membuka potensi bisnis baru dan meningkatkan pariwisata," katanya.
Sementara Anggota Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto, mengatakan, akses jalan yang dibangun sebelumnya diperjuangkan oleh anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem, Charles Meikyansyah. Sedangkan PLN diperjuangkan oleh Bambang Hariyadi.
David optimis dalam waktu dekat jaringan internet dan selular juga akan masuk ke Dusun Bandealit. Sarana dan prasarana yang memadai nanti akan mempermudah DPRD Jember melakukan pengawasan. Selain pengawasan langsung, DPRD Jember juga bisa memanfaatkan teknologi.
"Dengan adanya sarana prasarana tentunya dapat memudahkan DPRD Jember melakukan pengawasan," pungkasnya.
Advertisement