Wapres Gibran Berkunjung ke Pasar Atom Surabaya, Soroti Pelestarian Pasar Lama
Jelang hari raya Tahun Baru Imlek 2025, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama istrinya, Selvi Ananda dan kedua buah hatinya, Jan Ethes dan La Lembah Manah berkunjung ke salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya, Pasar Atom hari ini, Selasa 28 Januari 2025.
Direktur Utama (Dirut) Pasar Atom Mayjen TNI (Purn) Halim Hermanto mengatakan, dirinya baru mengetahui adanya kunjungan Wapres RI beserta keluarganya tersebut pada hari ini.
"Dalam rangkanya apa saya tidak tahu, saya selaku tuan rumah ditelepon beliau-beliau, bahwa akan ada kunjungan ke Pasar Atom. Semula beliau pagi pukul 09.00 WIB atau 10.00 WIB," ucapnya.
Halim pun menyampaikan bahwa mayoritas pedagang di Pasar Atom baru berjualan pada sekitar pukul 11.00 WIB. Akhirnya, Gibran bersama keluarganya dan rombongan lainnya baru datang sekitar pukul 11.15 WIB.
Selanjutnya, Halim beserta rombongan pun menemani Gibran untuk berkeliling di pusat perbelanjaan yang telah berdiri sejak tahun 1972 tersebut. Beberapa tempat yang didatangi, seperti stan yang menjual kebutuhan dan pernak-pernik Imlek dan para penjual makanan atau jajanan.
"Makannya (Gibran beserta keluarga) tadi ada beberapa, ada Cakue Peneleh, pentol, manisan, dan jajan pasar. Tapi saya tadi tidak sempat berkomunikasi banyak dengan beliau," ujarnya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono menyebut, kunjungan mantan Walikota Surakarta karena ingin melihat secara langsung suasana Pasar Atom jelang perayaan Tahun Baru Imlek 2025.
"Karena memang ikon di Surabaya saat imlek itu identiknya Pasar Atom, legend-nya Pasar Atom. Termasuk cafetaria-nya, juga tentu menikmati suasana Imlek-nya, dengan barongsai-nya, membeli pernak-pernik Imlek. Kemudian makanan khas di sini," tutur Adhy.
Adhy juga mengatakan, Gibran sempat berbicara mengenai keadaan Pasar Atom lewat pandangan mata secara langsung. Menurut penuturan Gibran, ia meminta kawasan Pasar Atom Lama harus tetap dipertahankan.
"Tadi beliau (Wapres Gibran) bilang, ini kok sebelah sini bagus mall-nya (Pasar Atom Baru), yang pasar lamanya belum direnovasi, dan ini harus dipertahankan. Pada prinsipnya, pasar harus berjalan, berkembang supaya menarik, ya. Kan ini pasar lama dan penikmatnya masih banyak," ucapnya.
Selain menemani Gibran berkunjung dan menikmati sejumlah makanan di Pasar Atom, Adhy juga menjelaskan, dirinya sempat berdiskusi bersama Gibran berkaitan dengan berbagai hal. Salah satunya adalah tentang pelaksanaan reformasi birokrasi di pemerintah daerah.
"Kemudian terkait data, targeting perlindungan sosial, bantuan sosial. Ya ide-ide terkait bagaimana penyelesaian persoalan-persoalan kemiskinan," pungkasnya.
Advertisement