Tingkatkan Prestasi Silat, IPSI Jatim Gembleng 150 Pelatih
Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur menggelar penataran pelatih tingkat provinsi di Gedung KONI Jawa Timur, 22-25 Januari 2026. Kegiatan ini diikut oleh 150 pelatih dari pengkab/pengkot IPSI dan sembilan perguruan silat di Jatim.
Wakil Ketua I IPSI Jawa Timur, Tono Suharyanto menjelaskan, agenda ini merupakan langkah strategis organisasi untuk mencetak pelatih berkualitas.
Fokus utama dari pelatihan ini adalah membekali para instruktur agar mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di level yang lebih tinggi.
“Peningkatan prestasi adalah tujuan utama kami. Setelah mengikuti penataran ini, para pelatih akan kembali ke daerah masing-masing untuk menjalankan program pembinaan secara intensif,” ujar Tono.
Ke depan, lanjut Tono, kemampuan pelatih dari kegiatan ini akan diuji dalam gelaran kejurda memperebutkan Piala Ketua Umum IPSI Jatim.
Langkah IPSI Jatim ini mendapat dukungan penuh dari KONI Jatim. Sekretaris Umum KONI Jatim, Akmal Budianto menilai pelatihan ini merupakan respons tepat atas hasil evaluasi performa cabang olahraga pencak silat.
“Kami percaya bahwa pelatih berkualitas adalah kunci utama lahirnya atlet yang berkualitas pula. Dari 150 peserta ini diharapkan memiliki kualifikasi mumpuni untuk membawa pencak silat Jatim ke level baru,” tutur Akmal.
Lebih lanjut, Akmal juga menekankan pentingnya peran pelatih dalam meningkatkan persaingan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Menurutnya, Porprov bukan sekadar ajang perebutan medali, melainkan barometer keberhasilan pembinaan sekaligus sarana regenerasi atlet.
Dengan kualitas pelatih yang merata, persaingan di Porprov diharapkan semakin kompetitif dan sehat demi mencetak atlet-atlet unggulan yang siap mengharumkan nama Jatim di berbagai event nasional maupun internasional.
Advertisement