Sidoarjo Didorong Jadi Pusat Pariwisata Jawa Timur
Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS) dan Dinas Pariwisata Kabupaten Sidoarjo menggelar pelatihan untuk mendorong pengembangan pariwisata lokal. Kegiatan ini bertujuan mengangkat potensi daerah agar dapat dikenal di tingkat nasional.
Dalam kegiatan tersebut, BHS menyoroti besarnya potensi budaya dan kuliner khas Sidoarjo yang belum tergarap maksimal. Tradisi seperti upacara adat Nyadran serta kekayaan tari-tarian dan kuliner tradisional disebut sebagai aset penting yang dapat menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.
“Sidoarjo memiliki banyak potensi budaya turun-temurun yang bisa kita angkat. Ini harus dikolaborasikan, misalnya antara upacara adat dan seni pertunjukan seperti tari-tarian,” ujar anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra itu, Senin 2 Juni 2025.
Ia juga mengusulkan dibangunnya sebuah kawasan wisata terpadu yang menampilkan kekayaan budaya Jawa Timur secara keseluruhan, mirip konsep Taman Mini Indonesia Indah, namun berlokasi di Sidoarjo.
“Saya pernah mengusulkan adanya ‘Taman Mini Jawa Timur Indah’. Karena Sidoarjo dekat dengan bandara, ini bisa menjadi titik awal wisatawan sebelum menjelajah wilayah lain,” tambahnya.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Sidoarjo, Yudhi Irianto, menyambut baik dukungan tersebut. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPR, dan kementerian dapat mengakselerasi realisasi proyek tersebut.
“Kami berterima kasih atas dukungan dari Komisi VII dan Kementerian Pariwisata. Ini peluang besar agar Sidoarjo menjadi pintu utama pariwisata Jawa Timur,” ucapnya.
Terkait pengembangan wisata heritage, khususnya pabrik gula peninggalan zaman kolonial, pihak Disporapar menyebutkan saat ini masih dalam tahap pembahasan dan koordinasi dengan BUMN terkait.
Pelatihan kali ini juga menghadirkan akademisi pariwisata sebagai narasumber. Diharapkan peserta yang mayoritas pelaku UMKM bisa mendapatkan wawasan baru tentang manajemen event dan pengemasan produk wisata secara profesional.
“Harapannya ada peningkatan kapasitas atau upskilling bagi para pelaku UMKM setelah mengikuti pelatihan ini,” ujar Sri Prabowo, salah satu narasumber dalam acara tersebut.
Dengan sinergi dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan Sidoarjo mampu mengangkat potensi lokalnya dan menjadi pusat baru pariwisata di Jawa Timur.