Sebanyak 13 Jip Wisata Bromo Tidak Lolos Uji Kir
Ratusan jip wisata yang beroperasi di kawasan wisata Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, tidak semua laik jalan. Setidaknya ada 13 jip perlu dibenahi, setelah dinyatakan tidak lolos uji kir.
Kondisi 13 jip tersebut terungkap saat uji kir (kelaikan) massal Jip Bromo, di Balai Desa Jetak, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Kamis, 25 September 2025.
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Probolinggo meminta agar pemiliknya membenahi kendaraannya agar bisa dinyatakan laik jalan.
"Sebanyak 13 kendaraan diharuskan menjalani perbaikan karena dinyatakan belum memenuhi standar," kata Kepala UPT PKB Kabupaten Probolinggo, Sukito, Jumat, 26 September 2025.
Kelaikan kendaraan, lanjut Sukito tidak semata-mata demi keselamatan sopir jip dan penumpangnya. Namun juga berdampak terhadap lingkungan seperti emisi gas buang.
"Jip-jip yang lulus uji kir dipastikan telah memenuhi standar teknik. Sehingga mengurangi kecelakaan dan mengurangi pencemaran yang dampaknya menjaga kelestarian Bromo," jelasnya.
Masih menurut Sukito, uji kir sangat penting dikaitkan tingginya wisawatan Bromo yang menggunakan jasa jip untuk berwisata. Sehingga kendaraan jip harus memiliki kondisi yang prima.
Uji kir massal terhadap jip Bromo merupakan bagian dari pelayanan yang lebih dekat ke masyarakat, khususnya kepada pemilik jip.
"Ini merupakan strategi jangka panjang yang menjadikan Bromo sebagai destinasi wisata yang aman, nyaman dan berkelanjutan," terangnya.
Sukito juga menjelaskan, Dishub Kabupaten Probolinggo memastikan bahwa Bromo akan tetap menjadi ikon wisata nasional yang aman dan bersih. "Apalagi jip di Bromo melayani wisatawan lokal dan mancanegara, "tandasnya.
Pemilik jip wisata Bromo, Khoirul Umam menyambut baik uji kir massal. Karena, manfaatnya sangat besar pemilik dapat mengetahui kondisi jip secara pasti terkait kelaikan kendaraan.
"Uji kir jangan dianggap beban bagi pemilik jip. Justru dengan uji kir, pemilik jip mendapatkan peringatan terkait keselamatan berkendara, "ujarnya.
Advertisement