Sapi Kurban Mengamuk di Rutan Medaeng, Warga Binaan Sempat Panik
Suasana perayaan Iduladha 1446 H di Rutan Kelas I Medaeng, Surabaya, mendadak ricuh setelah seekor sapi kurban jenis limosin mengamuk saat hendak disembelih, Jumat 6 Juni 2025 pagi. Insiden terjadi lantaran warga binaan yang bertugas sebagai jagal gagal merobohkan sapi berukuran besar tersebut.
Penyembelihan hewan kurban di rutan dilakukan secara mandiri oleh para warga binaan tanpa melibatkan jagal profesional. Mereka hanya berbekal pengetahuan dan pengalaman selama mengikuti kegiatan keagamaan di pesantren selama masa pembinaan.
Namun sayangnya, proses penyembelihan tidak berjalan mulus. Sapi yang hendak dikurbankan justru mengamuk dan membuat panik warga binaan yang berada di sekitar lokasi. Sejumlah orang terlihat berlarian menghindari serangan sapi yang lepas kendali.
“Karena ini dilakukan secara mandiri, tidak melibatkan jagal profesional. Warga binaan belajar bagaimana menyembelih dan menaklukkan hewan kurban. Yang penting prosesnya tetap halal dan lancar,” ujar Kepala Rutan Kelas I Medaeng, Tomy Elyus, saat dikonfirmasi.
Setelah beberapa saat, sapi akhirnya berhasil ditenangkan. Warga binaan pun kembali bekerja sama untuk merobohkan sapi dan melaksanakan penyembelihan sesuai syariat.
Pada perayaan Iduladha tahun ini, Rutan Kelas I Medaeng menyembelih sebanyak 7 ekor sapi dan 9 ekor kambing. Daging kurban tersebut rencananya akan dibagikan kepada 2.676 warga binaan, sebagai bentuk kebersamaan dan rasa syukur dalam menyambut hari raya kurban.
Pihak rutan berharap momen ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sebagai pengingat pentingnya nilai-nilai pengorbanan, kebersamaan, dan saling berbagi di tengah keterbatasan.
“Kami ingin warga binaan juga bisa merasakan kebahagiaan di hari raya. Ini juga bagian dari proses pembinaan agar mereka lebih memahami makna Idul Adha,” pungkas Tomy.
Advertisement