Rekonsiliasi Persatukan Kembali PPP Mardiono Ketua Umum Agus Suparmanto WakilKetua Umum
Dualisme kepemimpinan dalam tubuh Partai Persatuan Pembangunan ( PPP ) pasca Muktamar X 2025 di Ancol Jakarta Utara, berakhir. Kedua kubu melakukan rekonsiliasi
Kepengurusan DPP PPP masa bakti 2025-2030 diputuskan, Mardiono sebagai Ketua Umum dan Agus Suparmanto, rival Mardiono di Muktamar X PPP pada 27 September 2025, bergabung dalam kepengurusan baru sebagai Wakil Ketua Umum.
Kepengurusan baru PPP hasil rekonsiliasi. Tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum Nomor M.HH-15.AH.11.02 TAHUN 2025, tentang Pengesahan Perubahan Susunan Kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP Masa Bakti 2025–2030.
SK tersebut mencantumkan nama H. Muhamad Mardiono sebagai Ketua Umum dan Agus Suparmanto sebagai Wakil Ketua Umum.Adapun posisi Sekjen PPP dijabat Taj Yasin yang juga Wakil Gubernur Jawa Tengah.
Adapun Wakil Sekretaris Jenderal diduduki Jabbar Idris, Bendahara Umum, Imam Fauzan A Uskara dan wakilnya, Rusman Ya'qub
Pengesahan tersebut disampaikan Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas, Senin, 6 Oktober di Jakarta. Disaksikan kedua tokoh utama PPP yang selama ini berada dalam dua kubu berbeda.
Dengan terbitnya SK tersebut, ia menegaskan bahwa dualisme kepemimpinan PPP resmi berakhir dan kini partai berlambang Ka'bah itu telah bersatu dalam satu kepengurusan yang sah.
“Sudah ada SK terbaru yang diakui kedua-duanya. Baik kubu Mardiono maupun kubu Agus, sudah rekonsiliasi. Kami berikan kesempatan kepada internal PPP untuk menuntaskan proses rekonsiliasi dari atas sampai ke bawah,” ujar Menkum Supratman Andi Agtas, dikutip Selasa 7 Oktober 2025.
Ia juga menjelaskan, langkah rekonsiliasi tersebut berawal dari konsolidasi nasional yang dilakukan jajaran PPP di seluruh tingkatan, dan diikuti dengan permohonan perubahan susunan kepengurusan oleh DPP PPP melalui surat resmi bernomor 4068/EX/DPP/X/2025 tertanggal 3 Oktober 2025.
“Kami berharap susunan kepengurusan yang baru dapat segera dilengkapi, dan Kementerian Hukum siap untuk menindaklanjuti serta menerbitkan SK berikutnya. Ini momentum baik bagi PPP untuk memperkuat soliditasnya,” pesan Menteri Hukum..
Berterima Kasih Pada Pemerintah
Ketua Umum PPP H. Muhamad Mardiono mengapresiasi dukungan pemerintah mempersatukan partai. Ia juga menjelaskan, bahwa dirinya dan Agus Suparmanto telah mencapai kesepakatan rekonsiliasi untuk memperkuat posisi PPP sebagai partai yang berperan aktif dalam pembangunan nasional.
“Kami sudah bertemu dan menyatukan visi. Perbedaan yang ada kini menjadi kekuatan bersama. Nantinya, kepengurusan di bawah juga akan disatukan melalui forum Mukernas. Saya menyampaikan terima kasih kepada pemerintah. Khususnya Kemenkum, yang memfasilitasi proses rekonsiliasi ini,” ujarnya.
Sementara itu, Agus Suparmanto menambahkan bahwa momen rekonsiliasi ini merupakan sejarah penting bagi PPP, sekaligus titik awal bagi partai untuk bangkit dan kembali berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
“Ini masa transisi bagi PPP, dan kami akan menjalankan semua proses sesuai mekanisme partai. Semoga ini menjadi langkah awal untuk kebangkitan dan peran aktif PPP bagi Indonesia,” tuturnya.