Silaturahim Ponpes Wali Barokah dan LDII Kediri ke Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar
Suasana hangat penuh kekeluargaan terasa saat jajaran Pondok Pesantren Wali Barokah bersama LDII Kota Kediri bersilaturahim ke kediaman Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Anwar Iskandar. Pertemuan berlangsung di Ponpes Al Amien Ngasinan, Kota Kediri, pada Sabtu pagi, 21 Februari 2026.
Rombongan dipimpin langsung Ketua Ponpes Wali Barokah, KH Sunarto. Turut mendampingi Wakil Ketua Ponpes Wali Barokah H. Agung Riyanto, Sekretaris Daud Soleh, serta Humas Asyhari Eko Prayitno. Kedatangan mereka bukan sekadar sowan biasa. Ada misi khusus yang dibawa, yakni menyampaikan undangan tausiyah dalam agenda Buka Puasa Bersama yang akan digelar pada 4 Maret 2026 mendatang di Ponpes Wali Barokah.
Dalam pertemuan tersebut, KH Anwar Iskandar menyambut baik undangan yang disampaikan. Ia mengapresiasi langkah silaturahim yang dilakukan dan menyatakan kesiapannya untuk hadir, sembari menyesuaikan jadwal kegiatan yang sudah padat.
“Insya Allah saya siap hadir. Nanti kami tata jadwal agar bisa bersama-sama dalam acara buka puasa tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, tradisi silaturahim seperti ini perlu terus dijaga. Apalagi di bulan Ramadhan, momentum kebersamaan menjadi semakin penting. Buka puasa bersama, kata dia, bukan sekadar makan bersama, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah dan memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Senada dengan itu, KH Sunarto menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama di Ponpes Wali Barokah nanti akan melibatkan berbagai unsur. Mulai dari Forkopimda, OPD, Forkopimcam, organisasi kemasyarakatan, hingga lintas agama dalam FKUB.
“Kehadiran beliau tentu akan menjadi kebarokahan dan penguat ukhuwah,” ujarnya.
Ia berharap tausiyah yang akan disampaikan nantinya mampu memberikan penguatan spiritual bagi para santri dan masyarakat. Terlebih, silaturahim ini juga menjadi bentuk penghormatan kepada para ulama sekaligus upaya menjaga komunikasi yang harmonis.
Dalam kesempatan tersebut, KH Sunarto juga menyerahkan buku laporan kegiatan Pondok Pesantren Wali Barokah tahun 2025 sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas lembaga kepada para tokoh ulama.
Sementara itu, H. Agung Riyanto yang juga menjabat Ketua DPD LDII Kota Kediri menambahkan, sinergi antara pesantren, LDII, dan para ulama merupakan modal utama menjaga suasana religius dan kondusif di Kota Kediri.
Ia berharap, melalui acara buka puasa bersama 4 Maret 2026 nanti, ukhuwah Islamiyah semakin kokoh. Dengan tausiyah dari KH Anwar Iskandar, masyarakat diharapkan mendapat pencerahan sekaligus energi positif untuk menjalani ibadah Ramadhan dengan lebih baik.
Silaturahim ini pun menjadi simbol kuatnya kebersamaan antar lembaga keagamaan di Kota Kediri. Sebuah langkah sederhana, tapi dampaknya bisa besar bagi harmoni umat.
Advertisement