POPNAS 2017, Misi Mengembalikan Pamor Jawa Timur
Semarang: Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XIV/2017 resmi dibuka Menteri Kepemudaan dan Olahraga (Kemenpora) Imam Nahrawi, di Simpang Lima Semarang, Selasa 12 September 2017, tadi malam.
Bagi kontingen Jawa Timur, ajang multisport dua tahunan ini punya misi penting; mengembalikan pamor Jatim. Ya, di ajang POPNAS, Jatim sempat mendominasi dengan menjadi juara umum empat kali berturut-turut.
Keperkasaan Jatim itu terjadi pada POPNAS 2005, 2007, 2009, dan 2011. Namun prestasi Jatim meredup pada POPNAS 2013 yang digelar di Jakarta. Saat itu Jawa Timur berada di posisi kedua dibawah tuan rumah hanya selisih dua medali emas.
Di POPNAS 2015, menjadi catatan terburuk Jatim. Digelar di Bandung, Jatim berada di peringkat ketiga, dibawah Jabar dan DKI Jakarta dengan selisih medali cukup jauh.
Kesempatan Jatim mengembalikan pamornya terbuka pada POPNAS 2017 yang digelar di Jawa Tengah kerena menjadi tempat "netral" untuk bersaing dengan DKI Jakarta dan Jabar yang selama ini menjadi rival Jatim.
Kontingen Jatim di bawah kendali Dinas Pemuda dan Olahraga menerjunkan total 350 personil, terdiri dari atlet dan official, "Seluruh atlet dalam kondisi siap untuk bertanding besok, kita berupaya merebut kembali gelar juara umum, " ucap Wakil Komandan Kontingen Jatim, Nurul Ansori kepada ngopibareng.id.
Di Popnas 2017 ini akan mempertandingkan 21 cabang olahraga terdiri dari 287 nomor pertandingan. Diantaranya, cabang olahraga angkat besi, atletik, basket, badminton, dayung, gulat, judo, karate, panahan, pencak silat, renang, senam, sepak bola, sepak takraw, taekwondo, tarung derajat, tenis lapangan, tenis meja, tinju, voli indoor, dan voli pasir.
Selain itu juga ada empat cabor eksebisi, yaitu sepatu roda, anggar, panjat tebing dan wushu. POPNAS XIV 2017 akan dilangsungkan pada 12-20 September di sejumlah kota di Jawa Tengah seperti Semarang, Solo, Kendal, Grobogan serta Surakarta.
Event ini akan diikuti sedikitnya 5.567 atlet dari 34 provinsi, 2500 wasit dan juri dan memperebutkan total 991 medali. Terdiri dari 287 emas, 287 perak, dan 417 perunggu untuk cabang ekhibisi memperebutkan 33 medali emas, 33 perak dan 62 medali perunggu.
Dalam sambutan pembukan tadi malam, Menpora Imam Nahrawi mengatakan ajang POPNAS ini penting sebagai ajang pembinaan untuk lahirnya atlet andalan Indonesia di masa mendatang, "Kepada seluruh atlet, juri dan wasit harus berlaku sportif dan jujur," pesannya. tom