PNM Mekaar Bawa 22,7 Perempuan Prasejahtera Naik Kelas
Permodalan Nasional Madani (PNM) telah membawa 22,7 juta perempuan prasejahtera naik kelas. Mereka lebih berdaya dengan menjadi pengusaha ultra mikro melalui program PNM Mekaar. Melalui kombinasi permodalan, pendampingan usaha, dan pelatihan berkelanjutan, PNM terus menghadirkan peluang ekonomi yang merata dari pelosok desa untuk menjadikan perempuan Indonesia sebagai penggerak ekonomi keluarga dan roda pembangunan bangsa.
PNM hadir sebagai mitra yang membantu perempuan mendapatkan permodalan dan keterampilan usaha. Melalui program Mekaar, para nasabah yang sebelumnya tak tersentuh akses permodalan, didorong untuk memiliki kemandirian usaha dan kemampuan manajerial sederhana agar bisnisnya berkelanjutan.
Dari hasil pendampingan ini, mereka berhasil mengubah kondisi keluarganya menjadi lebih sejahtera sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di lingkungannya. Model pemberdayaan PNM terbukti efektif dalam membangun ekonomi kerakyatan berbasis komunitas yang kuat dan berkeadilan.
Hingga September 2025, PNM telah melayani lebih dari 22,7 juta perempuan prasejahtera. Ini menempatkan PNM jauh di atas lembaga mikrofinansial dunia lainnya dalam hal jumlah pelayanan nasabah dibandingkan Grameen Bank (10,6 juta nasabah) dan BRAC (8 juta nasabah) berdasarkan data dari Convergences (2023) dan BlueOrchard (2025).
Atas prestasi ini, PNM meraih penghargaan Global Microfinance & Female Empowerment Award pada ajang CNBC Indonesia Awards 2025. Capaian ini, menurutnya, bentuk pengakuan terhadap kinerja PNM sekaligus penghargaan bagi 22.7 juta perempuan tangguh yang menjadi bagian dari ekosistem PNM Mekaar.
Sekretaris Perusahaan PT PNM, Lalu Dodot Patria Ary, mengatakan penghargaan ini bukan hanya untuk insan PNM, tetapi bukti nyata usaha keras 22.7 juta perempuan tangguh yang menjadi bagian dari PNM Mekaar. Diapun mengapresiasi CNBC Indonesia atas penghargaan tersebut.
"Kami percaya, ketika perempuan berdaya, maka keluarga, komunitas, dan bangsa pun ikut tumbuh. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh Insan PNM untuk terus memperluas jangkauan pemberdayaan, menghadirkan solusi yang berkelanjutan, dan memastikan setiap langkah kecil nasabah menjadi bagian dari pertumbuhan besar Indonesia," jelas Dodot, Jumat, 17 Oktober 2025.
PNM optimis, ke depan perempuan akan semakin berperan penting dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional melalui sektor ultra mikro. Dengan semangat “Tumbuh, Peduli, Menginspirasi,” PNM akan terus menghadirkan program pemberdayaan yang berkelanjutan agar semakin banyak perempuan Indonesia dapat mandiri secara ekonomi, menyejahterakan keluarganya.
"Serta menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kerakyatan yang tangguh dan inklusif menuju Indonesia Emas 2045," ujarnya.
Advertisement