PG Meritjan Kediri Dorong Program Bongkar Ratoon Demi Terwujudnya Swasembada Gula Nasional
Demi mewujudkan target Pemerintah dalam pengadaan swasembada gula Nasional. PT Sinergi Gula Nusantara Pabrik Gula Meritjan melaksanakan kegiatan Tanam Perdana Program Bongkar Raton TR MT 2025/2026.
Pelaksanaan tanam perdana dilakukan di Kebun Jajar Desa Ngablak, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Varietas tanaman tebu yang ditanam merupakan jenis Bulu Lawang, yang disesuaikan tanam akhir atau pola B.
Varietas tanaman tersebut sudah tersertifikasi dan berlabel memiliki keunggulan bisa dipanen lebih panjang 12 sampai 13 bulan. Serta lebih tahan mengalami kekeringan. Selain itu, tingkat produktivitas bisa mencapai 100 -200 ton per hektar.
Wakil Bupati (Wabup) Kediri, Dewi Maria Ulfa, menjelaskan, sesuai arahan Presiden Prabowo bahwa Indonesia pada tahun 2027 harus swasembada gula.
"Kegiatan ini dalam rangka itu. Kalau nggak salah Kabupaten Kediri targetnya 7 ribu hektar dengan perluasan.Hari ini kita baru 2500 hektar. Ini merupakan perdana Insya Allah bisa memenuhi target," terangnya.
Pemerintah Kabupaten Kediri juga berupaya membantu untuk penyediaan lahan." Kalau di Kabupaten Kediri sudah terbukti, di sini banyak sekali petani tebu. Pabrik gulanya aja PTPN ada tiga kalau nggak salah. Meski lokasi pabrik berada di Kota tapi yang mensuplai mereka para petani tebu lebih banyak berasal dari Kabupaten Kediri," ungkapnya.
Tidak hanya membantu penyediaan lahan, lanjut Wabup Dewi, Pemkab Kediri melalui Dinas Pertanian juga akan berkontribusi membantu penyediaan pupuk dan benih.
"Kita juga punya varietas tanaman tebu panjalu 1 yang sudah tersertifikasi hasil rendemennya juga lebih banyak," pungkasnya.
Sementara itu, Direktur Hilirisasi Hasil Perkebunan Kuntoro Boga, Andri, mengaku sangat bahagia karena para petani tebu di Kabupaten Kediri telah mengikuti program yang telah dicanangkan.
" Pemerintan meningkatkan produksi melalui kegiatan Program Bongkar Raton. Kami mengharapkan semua dukungan stakeholder baik itu dari Pabrik Gula, Dinas dan lainya. Kami juga terima kasih kepada Asosiasi Petani Tebu Rakyat yang telah mensuport," jelasnya.
Ia berharap tahun ini tercapai target program Bongkar Raton dan perluasan 7 ribu hektar lahan tanam tebu di Kabupaten Kediri.
Supaya produksi pabrik gula meningkat, produktivitas naik serta pendapatan para petani tebu juga meningkat, kalau luasan lahannya mencapai 7 ribu. Kalau 10 ribu hektar sekitar 700 petani minimal.
Tapi melalui program ini maksimal 1 petani bisa mendapatkan 5 hektare dapat bantuan berupa 60 ribu mata untuk 1 hektar atau sekitar 8 sampai 10 ton tergantung varietas serta biaya untuk penanaman.
Wakhyu Priyadi Siswosumarto selaku GenerAl Manager Pabrik Gula Meritjan mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan pemerintah kepada petani tebu demi terwujudnya swasembada gula Nasional.
"Kami dari PG MeritJan menyambut baik program ini untuk kesejahteraan petani tebu dan semoga swasembada gula Nasional sukses," harapnya.
Advertisement