Firasat Persela, Saddil Calon Bintang
Lamongan: Selain keluarga dan pelatih Timnas Luis Milla, Saddil Ramdani pantas berterima kasih kepada Persela Lamongan. Sebelum menjadi bintang seperti sekarang, tim 'kecil' dari Pantura Jawa Timur itulah yang memberikan kesempatan mengasah bakatnya di panggung kasta tertinggi sepakbola Liga I.
Awal karier Saddil di pentas sepakbola profesional memang diawali dari Persela setelah dibawah Pelatih Aji Santoso dari klub ASIFA, "Dulu memang sempat lebih dulu bermain di Persela U-21, selama satu tahun, tidak langsung ke tim senior, kenang Senior Advisor Persela Lamongan, Yurohnur Effendi membuka obrolan dengan ngopibareng.id, Jumat (18/8).
Diakui Yurohnur, meski masih berusia 17 tahun, saat itu kemampuan Saddil Ramdani tidak kalah dengan pemain senior. Namun manajemen tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu tidak mau terburu-buru memasukan dalam tim senior.
"Pertimbangan pelatih dan manajemen selalu juga mempertimbangkan masa depan pemain. Kalau dipaksakan, ada resiko mental dan yang lain-lain. Jadi adaptasi dan pemanasan dulu di tim U 21, sambil sesekali main di Tim Senior, " ujar pria yang juga menjabat Sekda Lamongan ini.
Di musim 2016, Saddil baru mendapatkan kesempatan tampil sebagai pemain inti di Liga 1, sebagai pemain paling muda, "Yang saya kenal dan tahu, Saddil ini memang layak untuk jadi calon bintang, tidak hanya kemampuannya di dalam lapangan. Tapi sikapnya di luar pertandingan juga mencerminkan calon bintang, " ucap Yurohnur.
Terkait kabar, Saddil sudah dilirik sejumlah klub Liga I, seperti Persib Bandung yang dikabarkan terpesona dengan kemampuan Saddil selama di Sea Games, termasuk gol indahnya ke gawang Filipina, kemarin malam, Yurohnur hanya tersenyum.
"Jangan ganggu pemain kita yang sedang berjuang merebut medali emas di Sea Games. Perjuangan mereka masih panjang. Mari kita dukung mereka untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia, " ucapnya.
Yang pasti, lanjut Yurohnur, ke depan Per sela akan terus memberikan kesempatan bagi pemain muda untuk berkembang, meski saat ini Persela sedang berada di papan bawah, Liga I, "Sebelum Saddil kami juga pernah punya Fandi Utomo, prosesnya juga sama. Pasti kita beri kesempatan pemain muda untuk berkembang di tim senior, " tutupnya. Tom