Persebaya Sesuaikan Menu Latihan Selama Bulan Puasa
Tim Pelatih Persebaya Surabaya menyiapkan program latihan khusus selama bulan suci Ramadan. Kondisi puasa di siang hari membuat tim pelatih harus menyesuaikan menu latihan yang diberikan.
Dalam bulan puasa ini kebugaran menjadi salah satu fokus utama yang dijaga agar tidak menurun kendati asupan makanan menurun selama periode puasa berlangsung.
"Sekarang kita mempersiapkan tim untuk latihan selama Ramadan. Kita tahu bahwa beberapa pemain tidak akan berpuasa. Jadi, tentu saja kita perlu menghormati hal ini dan kita akan mencoba untuk menjaga situasi ini agar tidak ada yang cedera karena jika anda tidak makan atau minum, intensitas latihan tidak akan terlalu tinggi," kata Bernardo.
Karena itu, selama bulan Ramadan ini akan ada penyesuaian program latihan maupun waktu latihan.
Sehingga, Bernardo berharap tim dapat mengawali pertandingan pertama di bulan Ramadan melawan Persijap Jepara dengan performa yang baik.
"Bagi saya cara yang baik adalah dengan menampilkan performa yang bagus sejak menit pertama hingga akhir dan meraih tiga poin. Itu tidak akan mudah, tetapi saya percaya bahwa tim akan berusaha," kata pelatih asal Portugal itu.
Pemain Persebaya, Andhika Ramadhani juga mengatakan hal yang sama. Bahwa di bulan Ramadan ini akan ada penyesuaian karena pemain beragama Islam menjalani ibadah puasa.
Seperti tahun sebelumnya, ia mengatakan, intensitas latihan tidak akan lebih tinggi dibanding pada hari biasa.
"Di bulan Ramadan juga enggak memungkinkan kita latihan dengan intensitas tinggi kecuali kita dikasih latihan sama Bos Tavares di waktu malam hari kan.
Sama seperti tahun kemarin juga sama kita latihan malam hari. Jadi kita insya Allah udah udah terbiasa untuk hal itu di bulan Ramadan," kata Andhika.
Advertisement